Kotim Bertekad Jadi Barometer Pendidikan

    SAMPIT – Tahun 2015 ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bertekad menjadi barometer pendidikan di Kalimantan Tengah. Hal ini disampaiakan Bupati Kotim H Supian Hadi S. Ikom pada acara Puncak HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di Gedung Serbaguna, Jumat (30/1).

    Menurutnya program pendidikan gratis dan prestasi sudah dijalankan sejak tahun 2012 lalu, sehingga bukan tidak mungkin dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Kotim bisa menjadi barometer pendidikan di Kalteng. Apalagi dengan peningkatan mutu guru, serta dengan prestasi-prestasi yang diraih, tentu saja Kotim mampu menjalankan program tersebut dengan baik.

    “Tidak ada satu pun di antara kita yang tidak pernah mendapatkan sentuhan kemuliaan dari seorang guru. Bagaimanapun peran guru, kepala sekolah, sangat berharga bagi kita semua,” ujarnya menyempaikan sambutan dalam acara Gebyar Refleksi Guru Kotim 2015.
    Sementara itu, Ketua PGRI Kotim HM Yusuf mengatakan bahwa hingga saat ini PGRI Kotim selalu tertinggal dalam hal fasilitas, baik sarana maupun prasaran kantor termasuk mobilisasinya.

    “Bagi yang sudah sertifikasi, pada tahun 2014 sudah semua selesai dibayarkan. Jadi jangan ada lagi keluhan bagi guru-guru di Kotim. Untuk tahun anggaran 2014 ini, pondasi Kantor Sekretariat PGRI yang ada di Jalan Ahmad Yani juga sudah dibangun dan selesai, berseta meubelernya,” ungkap Yusuf.

    Hingga tahun 2014, jumlah guru di Kotim sebanyak 2.896 dan itu masih diklaim mengalami kekurangan sebanyak 1.247 guru. Rinciannya, sekolah dasar perlu tambahan 876 guru, sekolah menengah pertama 331 guru, dan menengah atas 40 guru. (raf/300115/beritasampit.com)

    (Visited 3 times, 1 visits today)