Program Cetak Sawah Digalakkan Tahun Ini

    PANGKALAN BUN – Dalam upaya mengubah kebiasaan masyarakat membuka lahan dengan cara membakar, di tahun 2017 Kodim 1014 Pangkalan Bun siap menggalakkan program cetak sawah dengan lahan yang sudah disiapkan seluas sekitar 7000 Hektare.”Tahun 2016 kemarin kami sangat bersyukur titik api tidak begitu banyak dibandingkan tahun sebelumnya, semua berkat kerja keras Tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, begitu ada hot spot langsung turun ke lapangan dan menindak pelaku pembakar,” ungkap Dandim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Infantri Wisnu Kurniawan, Selasa (3/1/2017)

    Menurutnya, tantangan terbesar agar Kobar bebas asap bagaimana bisa menyadarkan masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan membakar lahan ketika ingin bercocok tanam, dengan siapkan lahan percetakan sawah serta melibatkan tim ahli dalam membuka lahan pertanian, meski menggunakan zat kimia, namun lahan yang di siapkan bisa memberikan jaminan untuk tetap subur.

    “Wilayah kerja Kodim 1014 mencakup tiga wilayah yakni Kobar, Sukamara dan Kabupaten Lamandau, untuk Kobar sendiri akan dibuka sekitar 7000 hektare percetakan sawah, jadi nantinya masyarakat tinggal menanam, tidak perlu membakar lagi. Semuanya gratis, tanpa ada bagi hasil atau apa pun,semuanya kami berikan untuk masyarakat,” jelasnya.

    Wisnu juga berharap Pemerintah Daerah lebih pro aktif memberikan pembinaan serta pemahaman kepada masyarakat bagaimana cara membuka lahan tanpa di bakar. Hal ini penting dilakukan sebelum memasuki musim kemarau atau musim tanam, sehingga masyarakat bisa menyadari akan pentingnya menjaga lingkungan.

    “Selain teknik, masyarakat pun perlu mendapatkan bantuan alat pertanian, tetapi bantuan tersebut harus sesuai dengan kondisi lahan milik masyarakat, termasuk cara penggunaan alsintan, jangan sampai setelah masyarakat menerima bantuan tidak bisa menggunakan hanya disimpan dalam gudang saja,” terangnya.

    Untuk mewujudkan Kobar bebas asap dan juga mampu swasembada pangan, Kodim 1014 Pangkalan Bun selalu siap menyumbangkan tenaganya untuk membantu masyarakat.

    “Kami berkomitmen akan selalu ada untuk masyarakat, dan bersama masyarakat kami siap membangun.TNI ada karena masyarakat mempercayai kami,” pungkasnya. (man/beritasampit.co.id)