PELAYANAN RSUD Murjani Dikeluhkan, Keluarga Pasien Kecewa

    SAMPIT – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit kembali dikeluhkan. Kali ini keluarga fasien dari Kecamatan Mentaya Hilir Selatan murka terhadap pelayanan yang lamban dan terkesan cuek.

    “Kami minta hasil pemeriksaan scan keluarga kami agar bisa mengetahui lebih cepat haslinya. Sehingga bisa dirujukan kembali ke rumah sakit RSUD Doris Syilvanus Palangka Raya atau ke Rumah Sakit Banjarmasin,” ujar salah seorang keluarga fasien yang tidak mau disebutkan namanya kepada beritasampit, (20/1/2017).

    Ironisnya lagi adalah, keluarga fasien yang menunggu hasil scan dari pukul 10.00 WIB pagi, baru bisa terealisasi pada pukul 05.00 WIB sore. Itupun juga karna didesak, sehingga bisa keluar hasil scannya. Rumah sakit sendiri berdalih, laboraturium lagi banyak antrian.

    “Masalahnya banyak mas, RSUD sepertinya belum profesional dalam menangani pasien. Seperti jam kontrol yang tidak teratur, ketersedian stok darah yang sering kosong. Bahkan, perawatnya kurang ramah kepada pasien,” ungkpanya.

    Sementara belum lama ini, akibat lambannya pelayanan rumah sakit, diduga salah satu fasien meninggal dunia karena petugas terlambat mengganti air tabung oksigen yang sempat habis. Ketika petugas medis datang untuk mengganti air oksigen yang baru, saat hendak dibawa ke ruang UGD, fasien yang menderita penyakit sesak nafas itu meninggal.(frz/beritasampit.co.id)