ASTAGA… Bangunan SMPN 1 Pangkalan Banteng Rusak Parah, Mana Perhatiannya?

    PANGKALAN BUN – Pendidikan merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan taraf hidup seseorang. Melalui pendidikan kita dapat bersaing hidup di dunia kerja yang semakin keras saat ini. 

    Namun, bagaimana jika fasilitas untuk menuntut ilmu tersebut tidak di perhatikan, dibiarkan dalam kondisi rusak mengganggu para siswa dalam proses belajar.

    Sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP)di Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang terletak di Desa Simpang Berambai yaitu SMPN 1 Pangkalan Banteng, merupakan salah satu sekolah menengah pertama tertua di daerah tersebut.

    Saat ini tiga (3) ruang kelas dalam keadaan atap rusak parah diantaranya kelas VIII C, VIII D dan VIII E. Bahkan saat musim hujan tiba, kelas tersebut kerap mengalami kebocoran dan mengganggu proses belajar mengajar.

    “Ketika musim hujan kelas bocor,  dan tentunya kejadian tersebut mengganggu kegiatan belajar Mengajar,” ujar Kepala SMPN 1 Pangkalan Banteng, Diono, senin (20/2/2017).

    Sementara, Anggota Komisi A DPRD Kobar, Tuslam Amirudin mengungkapkan sudah mengkomunikasikan dengan Dikbud agar sekolah tersebut masuk ke dalam prioritas APBD 2018 mendatang.

    “Seandainya di APBD Perubahan 2017 ini memungkinkan, ya bisa masuk perubahan” jelasnya.

    Politikus dari PAN tersebut juga mengharapkan, kondisi ruang kelas yang memang rusak parah tersebut harusnya mendapatkan respon cepat dari pemerintah.”Kondisi ini harus segera di atasi agar para siswa dapat belajar dengan tenang dan nyaman,” pungkasnya. (f3/beritasampit.co.id)