Terkait ASN Bolos, Wabub Pulpis  Mulai Geram

    PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang pertanyakan absen Aparatur Sipil Negara(ASN) bolos mengajar di sekolah, Kamis (9/3/17).

    Dikatakan Taty, permasalahan ASN bolos yang semakin marak ini, sudah seharusnya diambil tindakan tegas terhadap pelanggar aturan undang-undang nomor 53 tahun 2010.
    Sebelum mengambil tindakan tegas, para pejabat tinggi di kecamatan dapat menjalankan tugasnya untuk melakukan pembinaan.

    Saat menghadiri musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan, ia mengatakan bahwa menerima laporan dari kades memberikan pernyataan bahwa adanya ASN tidak pernah hadir disekolah untuk mengajar.

    “Permasalahan ASN ini, seharusnya wewenang kepala sekolah atau Camat sebagai pejabat tertinggi di Kecamatan untuk dilakukan pembinaan,” ujar Taty.

    Dengan adanya pernyataan Kepala Desa dan kepala sekolah sangatlah berbeda. Parahnya lagi, pengawas sekolah di Kecamatan Kecamatan diketahui sangat jarang hadir melaksanakan tugasnya.

    “Kita akan panggil kepala sekolah dalam permasalahan guru bolos. Kamu sebagai pimpinan harus membuktikan Lo, bagaimana absennya selama ini jangan ditutupi kalau emang ada diabsen. Oke kita ampuni, kalau tidak ada akan kita ditindak tegas, sesuai dengan PP 53 tahun 2010,” tegasnya.

    Dalam permasalahan tersebut, sangat penting peran pengawas sekolah untuk mengetahui absen guru dan kepala sekolah.

    “Kalau sempat terjadi berarti pengawas sekolah tidak bekerja karena pengawas jarang ditempat. Karena yang lebih tau kepala sekolah seharusnya pengawas dapat mengumpulkan absen. Tidak menutup kemungkinan kepala sekolah ingin menutupi permasalahan tersebut,” tandasnya. (Pra)

    (Visited 1 times, 1 visits today)