Ina Prayawati : “Skip Challenge Merupakan Permainan Berbahaya dan Jangan Ditiru”

    PALANGKA RAYA – Sedang viralnya permainan dengan cara menekan dada sekeras kerasnya selama beberapa waktu dan menyebabkan kejang dan pingsan atau Skip challenge di media sosial yang dilakukan baik anak-anak sampai dewasa.

    Permainan tersebut mendapat perhatian dari anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, karena sangat berbahaya dan bisa dapat menimbulkan kematian serta meminta para guru dan orang tua untuk mengawasinya.

    “Saya mengingatkan kepada guru-guru di Kalteng akan bahayanya melakukan permainan Skip Challenge kepda anak didiknya juga hal ini terjadi supaya tidak ada penyesalan di kemudian hari,”ungkap Anggota DPRD Kalteng dari PDI Perjuangan, Ina Prayawati kepada beritasampit melalui pesan elektronik, Sabtu (11/3/2017).

    Selain kepada para guru, Anggota DPRD Kalteng dari DAS Barito ini juga mengingatkan kepada para orang tua agar dapar memberikan pengawasaan saat anak-anaknya berada di lingkungan rumah sehingga tidak mengikuti permainan tersebut.

    “Untuk orang tua diharapkan pengawasan kepada anak-anaknya saat dirumah dan lingkungan bermain mereka karena itu dilakukan banyak anak-anak berkumpul. Jangan sampai niatnya awalnya hanya main main, yang harus d ingat adalah bahwa permainan skipchallenge itu sangat beresiko menyebabkan kematian,” tutup Anghota Komisi C DPRD Kalteng ini. (nt/beritasampit.co.id).

    (Visited 1 times, 1 visits today)