​Kecamatan Pulau Hanaut Gelar Apel Hari Kesadaran Nasional 

    SAMPIT – Upara apel pagi dan pengibaran bendera Merah Putih pada tanggal 17 setiap bulannya setiap pemerintahan memperingati Hari Kesadaran Nasional (HKN) salah satu agenda yang harus dilaksanakan.

    Mulai dari pemerintahan Pusat, Provinsi, Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia. Tak ketinggalan dengan pemerintahan Kecamatan Pulau Hanaut, turut serta melaksanakan upara Apel bendera HKN berlangsung dilapangan Sepak bola, Jumat, 17 Maret 2017. Turut hadir dalam apel bersama para jajaran ASN, semua Kepala desa (kades) , KUA, Kepala Sekolah, guru dan sejumlah pelajar.

    Pada peringatan HKN yang bertindak sebagai Inspektur upaca (Irup) Camat Pulau Hanaut, Eddy Masyami, pengibar bendera sang saka Merah Putih oleh sejumlah pelajar, dan turut hadir dalam Apel HKN itu, unsur muspika, sejumlah kepala sekolah, guru , dan semua Kepala Desa (Kades), BPD serta staf, para pelajar SMK, SMP hingga SD.

    Camat Pulau Hanaut, Eddy Masyami mengimbau, kepada jajaran dan instansi dinas terkait lainnya, agar pelayanan kepada masyarakat lebih ditingkatkan. Dirinya tidak mau ada pengaduan serta keritikan masyarakat terkait pelayanan terhadap kesehatan maupun pendidikan. 

    “Ini ada SMS maupun ke WA yang masuk melalui handphone saya tentang lemahnya pelayanan bidang itu,” tandasnya saat peringatan apel bendera pagi itu.

    Tak hanya itu, Camat juga mengingatkan, kepada generasi muda atau pelajar agar selalu disiplin, rajin belajar agar menjadi anak yang cerdas dan pandai setidaknya bisa menjadi camat disini kelak. Dia juga melarang menyentuh apapun yang namanya narkoba, karena dengan narkoba merusak masa depan anak muda.

    ” Jauhilah narkoba jangan sampai menyentuh apalagi mengkonsumsinya,” tekannya kepada seluruh pelajar yang hadir.

    Ditambahkannya, cuaca yang sebentar lagi menjalani musim kemarau agar warga berhati-hati dan selalu waspada terjadi kebakaran hutan dan lahan. 

    “Mari jaga Kamtibmas bersama dilingkungan kita masing -masing dan segera laporkan ke posko karhutla desa serempat,” ujarnya.

    Selain itu dia, menghimbau kepada warga pinggiran sungai mentaya untuk berhati-hati menjalan aktifitasnya. Karena pada bulan Juni- Juli 2017 mendatang menurut perhitungan bianatang buaya sang predator musim asmara atau musim kawin. Biasanya reptil itu semakin agresif mengentai mangsanya.

    “Hati -hati beraktivitas pinggir sungai Mentaya karena sang buaya lebih ganas dimusim kawin mencari mangsa,” pesannya.

    Upacara Apel bendera berjalan lancar, dibarengi cuaca yang cerah dengan suasana penuh khidmat. Sebelumnya, acara setiap tanggal 17 sudah dua kali diperingati, yakni, pada 17 Pebruari dan17 Maret 2017 yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB hingga selesai. Sebagaimana acara HKN setiap tanggal 17 terus berlangsung, selanjutnya kepada semua Kades diberi kesempatan sebagai inspektur upaca HKN.

    (mar/beritasampit.co.id)