​Tak Ada Arena Balap, Jalan Umum Dikuasai Pebali

    SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, semestinya cepat tanggap dalam menyediakan wadah olahraga khususnya sirkuit balapan di Kota Sampit. Sebab, hingga sampai saat ini Kotim masih belum memiliki arena balap.

    Sehingga para angota balap liar mencari tempat yang aman dan nyaman untuk menyalurkan hoby serta bakat yang masih terpendam. Seperti yang dilakukan remaja pembalap liar (Pebali) di jalan Tjlik Riwut Km 5,5 Sampit. Jalan yang di potong untuk perluasan Bandara H. Asan Sampit didekat Bundaran Adipura ini nampak jadi sirkuit latihan para Pebali.

    Bermodalkan ban bekas roda empat yang disusun ditengah jalan, para pembalap liar ini nampak asyik menaiki kuda jepangnya tanpa menghiraukan keselamatan mereka. Ironisnya masyarakat setempat bahkan pengguna jalan lainnya juga tampak antusias menyaksikan aksi mereka.

    “Kalau menurut saya untuk arena balap motor disini aman, dan tidak menganggu pengguna jalan karena jalannya buntu jadi tidak ada yang melintas,” katakan Rusdi salah satu penonton, kepada beritasampit.co.id, Kamis (24/3/2017) sore.

    Dia juga menambahkan tak salah kalau pemuda pecinta balap motor menggunakan jalan tersebut karena tidak ada arena untuk menyalurkan hobbi sang pembalap. Hingga berita ini diterbitkan beritasampit.co.id terus menelusuri apakah ini mendapatkan izin atau tidak.

    (bnr/beritasampit.co.id)