Koperasi Santuai Jaya Tagih SHU PT AWL. Apa Tanggapan Perusahaan ?

    SAMPIT – Warga Kecamatan Bukit Santuai berbondong-bondong datang ke PT Agro Wana Lestari (AWL), Desa Tumbang Keminting, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (29/032017).

    Sekitar pukul 13.00 WIB beberapa orang warga dari Koperasi Santuai Jaya (KSJ) menanyakan langsung kepada pihak PT AWL tentang pencairan Sisa Hasil Usaha (SHU).

    Selain itu, pihak koperasi juga ingin secara tertulis agar pihak PT AWL memberikan kepastian kapan pencairan SHU tersebut akan dibayarkan.

    Apabila keinginan tersebut tidak dipenuhi, pihak koperasi akan menghentikan aktivitas di perusahaan itu. Ketua Koperasi Santuai Jaya Udui Siong mengatakan dari hasil pertemuan pihaknya bersama dengan perusahaan PT AWL bahwa pembayaran akan dilakukan pada tanggal 10 Mei 2017.

    “Meski sudah dilakukan pertemuan. Kami dari pihak koperasi tetap akan mendatangi perusahaan dengan membawa massa kurang lebih 500 orang pada Kamis (30/03/2017) pukul 09.00 WIB. Tujuannya yakni meminta kejelasan dan rincian dari pembayaran SHU yang akan dibayarkan,” ungkapnya.

    Sementara anggota Silfanus selaku anggota koperasi setempat juga membenarkan hal tersebut bahwa SHU tersebut belum pernah dibayarkan sejak tahun 2013 sampai dengan sekarang.

    Keterangan dari pihak PT AWL melalui Saniel selaku Humas PT AWL mengatakan bahwa permasalahan tersebut hanya miskomunikasi antara ketua koperasi dengan anggota koperasi “Pihak kami dari perusahaan AWL pasti akan membayar SHU tersebut, tetapi pada 10 Mei 2017 nanti,” terangnya.

    Dia juga nenambahkan perlu dilakukan monitoring tentang permasalahan terkait dengan maslaah tersebut menyangkut pencairan SHU, agar nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan terutama pihak yang ingin mengambil kesempatan atau keuntungan pribadi dalam pencairan SHU tersebut, Sehingga menimbulkan kekacauan dan berdampak terhadap Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

    (im/beritasampit.co.id)

    (Visited 3 times, 1 visits today)