​Praktik Culas Alfamart di Sampit, Ayo Bangun Usaha Kecil…Jangan Mau Kalah Ya !

    SAMPIT – Sejak dibukanya Alfamart pada tanggal 25 Maret 2017 lalu, pro dan kontra masih terjadi dikalangan masyarakat.

    Pasalnya banyak pedagang sembako dan kios lainnya mengeluhkan karena sepinya pembeli akibat menjamurnya Alfamart di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

    800

    Hal ini membuat Mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kotawaringin, Ayu Oktarizza prihatin. Dia mengajak masyarakat berbelanja diwarung sederhana untuk membantu usaha kecil menengah.

    “Saya pribadi merasa resah karena kehadiran swalayan waralaba atau franchise (Alfamart) yang beberapa waktu ini berkembang pesat di Sampit. Adanya swalayan ini dikhawatirkan akan mematikan usaha/warung kecil masyarakat,” ucap Ayu yang juga Mahasiswa lulusan Cumlaud STKIP Muhammadiyah Sampit ini kepada beritasampit.co.id, Rabu (26/5/2017).

    “Maka saya sangat sepakat jika kita bersama-sama mengkampanyekan kebiasaan membeli kebutuhan pokok di warung tetangga, sebagai upaya untuk tetap menghidupkan usaha kecil masyarakat,” tambah Ayu.

    Terkait permasalahan ini, Ayu juga berpesan kepada Dinas/Instansi terkait agar bisa membina warung kecil dan membatasi kehadiran Alfamart.

    “Ini baru satu brand, bagaimana kalau brand lain mendirikan. Pasti akan berdampak tidak sehat untuk UKM lainnya,” ungkapnya.

    (bnr/beritasampit.co.id)