​Densus Anti Teror Bantu Bareskrim Ungkap Motif Terbakarnya 8 Sekolah SD

866

PALANGKA RAYA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan mengambil alih penanganan kasus pembakaran sekolah dasa di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Hal ini diungkapkan Kapolri Jendral Tito Karnavian usai menerima paparan dari Kapolda Brigjen Pol Anang Revandoko di Mapolda Kalteng, Rabu (9/8/2017).

“Kasus ini (Pembakaran sekolah SD) akan langsung disupervisi oleh Bareskrim. Dan setelah itu Bareskrim gabungan dengan polda Kalteng dan Densus Anti Teror. Setelah itu akan dikembangkan setelah itu segara akan diumumkan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Selamat! Polda Kalteng Resmi Naik Tingkat

Sebelumnya, Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Jajaran Polda Kalteng telah berhasil mengungkap pelaku pembakaran beruntun sekolah dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

“Saya apresiasi langkah kerja Polda Kalteng telah berhasil mengungkap pelaku pembakaran sekolah dasar. Sudah ada tiga orang tersangka dan itu merupakan titik penting untuk melakukan pengungkapan kasus ini,” ungkap Kapolri usai melakukan rapat internal di Mapolda Kalteng.

Untuk diketahui sekolah yang terbakar belum lama ini yaitu, SDN 4 Menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai, SDN 5 Langkai, SDN 1 Menteng dan SMK Isei.

Baca Juga:   DAD Kalteng Bentuk TIM Sembilan Terkait Peristiwa Pembakaran 7 Sekolah di Palangka Raya

(nt/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments