​Proyek Mangkrak Bisa Rugikan Daerah

    SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten kotawaringin Timur, Jhon Krislie berharap kepada pihak Eksekutif terutama TIM Anggaran dari Pemkab Kotim, agar memperhatikan kembali pembangunan di Kotim yang selama ini terabaikan.

    Dia menyebutkan, ada banyak proyek mangkrak di Kotim yang sudah bertahun-tahun tidak dilanjutkan pembangunannya lantaran terkendala anggaran serta status kawasannya.

    “Kami berharap jika tidak bisa di anggarkan di APBD Perubahan, di APBD murni 2018 harus dianggarkan. Seperti sport center ,jembatan dan jalan yang terhenti pembangunannya lantaran tidak diajukan kedewan untuk dibahas sehingga tidak bisa dianggarkan,” pungkas Jhon.

    Selain itu dia juga mengatakan, untuk sport center DPRD Berharap kepada tim anggaran dari pemerintah daerah untuk bisa sepaham melanjutkan pembangunannya hingga selesai. “Karena jika tidak maka akan berakibat Fatal dan sangat merugikan daerah mengingat anggaran yang sudah teraliasasi sebelumnya sudah cukup banyak,” lanjut Jhon.

    Sedangkan untuk jalan dan jembatan yang terkendala status lahan, Jhon juga berharap di APBD Perubahan 2017 ini bisa terselesaikan untuk status lahanya. Sehingga pembangunan bisa dilakukan pada tahun 2018 nanti.

    Adapun jalan yang masuk kawasan hutan yang sebelumnya ingin dibuka askesnya yaitu jalan Desa Tumbang Panyahuan, Kecamatan Bukit Sentuai menuju 4 desa kuala kuayan dan kecamatan mentaya hulu. “Seperti yang kita ketahui sampai saat ini tidak bisa terlaksana karena terbentur status kwasan hutan produksi (HP),” tutupnya.

    (drm/beritasampit.co.id)

    (Visited 1 times, 1 visits today)