​Situasi Sempat Tegang, Musyawarah Tata Batas Kobar-Seruyan Diwarnai Debat Serius

    PANGKALAN BUN – Setelah digelar perundingan yang cukup alot, juga diwarnai debat kusir, antara kedua belah kelompok masyarakat, akhirnya musyawarah penentuan wilayah tata batas Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Seruyan, berhasil diselesaikan.

    Musyawarah penentuan tata batas antara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Seruyan di lokasi perbatasan, Rabu (20/9/2017), yang langsung melibatkan Bupati Kobar Hj. Nurhidayah dan Bupati Seruyan H. Sudarsono, serta Unsur Forkopindo dan dinas terkait dari dua Pemkab itu, sebelum mencapi kesepakatan, walaupun dijaga ketat aparat keamanan situasi sempat menegangkan.

    Karena dari perwakilan dua kabupaten, saat menyampaikan tawaran tempat lokasi tata batas versinya masing-masing berbeda.Tapi situasi yang menegangkan itu, akrinya dapat direndam. Dan diputuskan gambar peta yang ditawarkan Pemkab Seruyan diterima oleh Pemkab Kobar namun dari titik P5 (koordinat) bukang masuk masing-masing kiri dan kanan 200 meter, melainkan menjadi 500 meter.

    Penyelesain tata batas, memang tidak semudah membalikan telapak tangan, karena menyangkut masyarakat banyak. Wajar kalau sebelumnya sempat diwarnai ‘debat kusir’ yang cukup menegangkan dari kedua belah pihak. Apalagi ini tata batas antar kabupaten,yang sudah puluhan tahun berganti Bupati, Camat, tidak pernah selesai.

    Sekarang, kita bersyukur Bupati Kobar Hj. Nurhidayah dan Bupati Seruyan H. Sudarsono, dalam acara musyawarat tata batas Kabupaten Kobar dan Kabupaten Seruyan, telah berhasil menyelsaikan letak tata batasnya.Semoga menjadi acuan bagi Kabupaten lainnya. (man/beritasampit.co.id)

    Editor: DODY

    (Visited 1 times, 1 visits today)