Rombongan Yacth Rally Sail Disambut Adat Dayak

1008

PANGKALAN BUN – Sedikitnya 48 turis mancanagara dalam rombongan Yacth Rally Sail 2017, yang berlabuh di Pelabuhan Panglima Utar Kumai Minggu (24/9) yang hari Seninnya (25/9) berkunjung ke Pangkalan Bun, sebagai Tamu Pemkab Kobar, disambut acara budaya adat Dayak.

Rombonhan Rally Sail sebelum menuju Rumah Betang, singgah di Hutan Wisata Desa Pasir Panjang disambut budaya adat dayak, muai dari taritarian, makan nasi Lemang sekaligus cara membakarnya, sampai keliling hutan, dan jalan kaki langsung menuju Rumah Betang.

“Kedatangan rombongan turis pada even dunia rally sail, kehutan wisata desa pasir panjang ini, adalah awal akan dikembangkannya sarana dan prasarana wisata di hutan ini,” jawab Kades Panjang Tamel saat dikonfirmasi beritasampit.co.id, Senin (25/9/2017).

Baca Juga:   Pramuka Harus Jadi Pelopor Pemberantasan Narkoba

Menurut Tamel, hutan wisata didesanya untuk kedepan akan dipercantik. “Hutan ini salah satu obyek wisata yang sangat strategis, karena menjadi pintu gerbang masuk ke kota pangkalanbun sekaligus dekat dengan lokasi rumah betang,” ujarnya.

Dikatakan Kades Tamel, Desanya juga telah menyiapkan berbagai kesenian adat dayak dan ketramplan memasak.”Tujuannya untuk menyambut tamu-tamu, turis mancanegara seperti tamu rimbongan rally sail,” kataTamel. Rombongan Rally Sail, setelah jalan kaki dan tiba di Rumah Betang, disambut acara Potong Pantan dan tari adat.

Baca Juga:   Pejabat di Pemkab Kobar Akan Dites Urin, Apa Sebab?

Kepala Dinas Pariwisata Drs. H. Gusti Imansyah, mewakili Bupati Kobar, dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa Kabupaten Kobar, akan terus berupaya meningkatkan berbagai sarana wisata. “Dan kepada robongan, menyampaikan Selamat Datang di Bumi Marunting Batu Aji, yang kaya dengan aseti wisatanya,” beber Imansyah.(man/beritasampit.co.id)

Editor: DODY

Komentar Facebook

comments