BKD Kotim Usulkan Program Test Urine Bagi Honorer dan ASN

    SAMPIT – Maraknya penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi perhatian khusus Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat. Sebab, kabupaten yang sudah berusia 64 tahun itu menempati urutan teratas Se- Kalimantan Tengah dalam peredaran dan pengunaan Narkoba jenis sabu.

    Ditambah lagi, pada baru-baru ini Polres Kotim menangkap oknum pegawai kontrak di salah satu dinas yang diduga menjadi budak sabu. Oleh karenanya, Kepala BKD Kotim, Alang Arianto SE MSi, mengambil langkah untuk memprogramkan test urine bagi seluruh pegawai honorer dan Aparatur Sipil Negeri (ASN) setiap bulannya, atau pertriwulan.

    “Seharusnya memang ada program ini, tapi anggaran kita terbatas pada 2017 lalu sehingga ada SOPD (Satuan Organisasi Perangkat Daerah, Red) tertentu saja yang melakukan test urine,” katanya kepada beritasampit.co.id, Kamis,(16/11/2017).

    Namun, lanjut Alang, pada anggaran murni ditahun 2018 ini akan dicoba untuk mengusulkan program test urine guna mencegah peredaran dan penguna narkoba dalam lingkungan kerja ASN dan honorer di Kotim.

    “Semoga program ini disetujui supaya keinginan Gubernur dan Bupati untuk bebas narkoba bisa terwujud, jika nanti ditemukan sanksi tegas pecatan sudah pasti,” tegasnya. (bnr/beritasampit.co.id)

    Previous articlePekan Panutan PBB-P2 Untuk Menggugah Wajib Pajak
    Next articleKetua DPRD Katingan : Masyarakat Diminta Aktifkan Siskamling ‎