Tradisi Simah Laut, Sebanyak 25 Buah Perahu Iringi Prosesi Melarung ke Laut Pantai Ujung Pandaran

2194
FOTO: UMAR/BS - Prosesi Melarung ke Laut, Bupati H Supian Hadi dan Wakilnya HM Taufik Muqri menggotong perahu miniatur yang berisikan 41 macam kue, ke laut Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Minggu (26/11/2017).

SAMPIT – Sebanyak 25 buah klotok siap mengiringi melarung prosesi budaya membawa miniatur perahu yang akan dilabuh ke laut Pantai Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Ketua Panitia penyelenggara Simah Laut, Endra E. Saputra ketika dikonpirmasi beritasampit.co.id, mengatakan, pelaksanaan acara melarung pada siang hari dan dimulai saat turunnya matahari ke upuk barat.

“Acara kegiatan melarung diiringi sekitar 25 buah klotok nelayan setempat,” ujarnya, Minggu (26/11/2017) pagi. Pada prosesi acara budaya tersebut, miniatur perahu yang diturunkan untuk melarung digotong dari rumah salah satu pawang ataupun tokoh masyarakat menuju tempat pelaksanaan acara yang telah dipersiapkan.

Baca Juga:   Kunjungi 4 Masjid, Ini Pesan Wagub Kalteng saat Tausiah Isra Mi'raj di Desa Ujung Pandaran

“Prosesi acara budaya dimulai turunnya matahari. Sebelum melarung dibacakan do’a-do’a dan diberi tamoungtawar. Kegiatan acara dilaksanakan siang pukul 13.00 WIB,” ujar Endra.

Even prosesi budaya simah laut yang diselenggarakan setiap tahunnya, dilakasakan oleh Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) bekerjasama dengan pihak Kecamatan dan desa.

Event Prisesi Simah Laut akan dihadiri Oleh Bupati Kotim H Supian Hadi dan Dinas Instansi terkait lainnya. Dilokasi acara Simah Laut tampak berjaga 2 unit Speed pengaman dari Ditpolair Polda Kalteng.

(mar/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments