Bupati Kapuas Blusukan ke Sejumlah Desa di Pesisir Pantai, Ini yang Dilakukannya

    KUALA KAPUAS – Ditengah jadwalnya yang sangat padat, Bupati Kapuas, Ir Ben Brahim S Bahat MM MT, tidak henti-hentinya datang ke desa-desa yang ada di Kabupaten Kapuas . Kedatangan dirinya itu tidak lain hanya semata-mata untuk melihat secara langsung keadaan desa, dan mendengarkan aspirasi warga setempat.

    Ini terlihat seperti yang dilakukannya pada, Selasa (23/1/2018) lalu. Di mana, ia menyempatkan hadir secara langsung pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa bagi desa-desa yang berada di pesisir pantai Laut Jawa, seperti Desa Cemara Labat, Batanjung, Palampai, dan Pematang.

    Turut hadir sejumlah Kepala SOPD lingkup Pemkab Kapuas, Camat Kapuas Kuala beserta Unsur Tripika Kecamatan, Kepala Desa khusus di daerah pesisir pantai Laut Jawa (Cemara Labat, Batanjung, Palampai dan Pematang) masing-masing beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Ketua RT dan tenaga medis maupun kesehatan beserta warga masyarakat Kapuas Kuala.

    Terkait program pembangunan, Ben Brahim, mengatakan, untuk Pelabuhan Batanjung akan terus berlanjut, karena dari pihak Kementerian Perhubungan akan menyelesaikan sampai selesai dan tuntas.

    Ia menerangkan, pihak pemerintah daerah pun akan membuka ruas jalan untuk masyarakat Kabupaten Kapuas itu sendiri secara khusus dari Batanjung menyisir sampai ke desa-desa dan sampai ke Kapuas, karena ada dua ruas jalan dikerjakan yaitu dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

    “Sungai ini akan dikeruk dan pihak pusat masih mempelajari dari dampak lingkungan dan lain sebagainya. Apabila sudah dikeruk semua batu bara dari Barito akan masuk ke daerah kita, maka ada peluang anak-anak kita untuk bekerja nantinya,” terang Ben.

    Lanjut ia, dengan adanya pembangunan tersebut maka akan berpengaruh pada meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD), karena akan melalui Pelabuhan Batanjung apabila sudah beroperasional dan menjadi ramai. Selain itu, terkait infrastruktur jalan, ungkapnya, jalan dari Pematang, Cemara Labat sampai ke Palampai akan menjadi perhatian pemerintah dan akan mulai digarap pada tahun 2019.

    “Untuk jalan desa dan dermaga desa merupakan urusan Kepala Desa dalam membangunnya. Kemudian kita akan tetap membangun jalan dari Lupak sampai ke Tamban Catur. Begitu jalan dibangun sampai Batanjung maka kita akan membangun jalan tembus ke daerah pariwisata pantai,” jelasnya.

    Menyangkut Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kapuas, Ben meminta kepada semua seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk mempererat tali silahturahmi dan persaudaraan jangan sampai terkoyak-koyak karena adanya provokator. Ia menghimbau agar terus menjaga kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Kapuas.

    “Kita jaga bersama, bergandengan tangan, menyatukan langkah dan pikiran hanya satu tujuan bagaimana Kabupaten Kapuas lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” ucap mantan Kepala Dinas PU Kalteng.

    Sementara itu, Camat Kapuas Kuala Asy’ary, menyampaikan, Musrenbang antar desa tersebut dikhususkan bagi desa-desa yang berada di pesisir pantai, karena di Kabupaten Kapuas yang memiliki pantai hanya di Kecamatan Kapuas Kuala.

    “Untuk itu setelah dilakukannya blusukan dan monitoring ke desa-desa maka desa-desa di pesisir pantai harus membuat perencanaan yang baik ke depannya untuk mengambil peluang besar wisata pantai yang belum dikerjakan,” terangnya.

    “Ini masukan teman-teman yang ada di pesisir pantai. Kami berharap ada pariwisata pantai di Kapuas Kuala sehingga orang-orang tidak jauh ke kota-kota lain. Kita punya pantai hanya belum terkelola dengan baik,” pungkas Asy’ari.

    (irfan/beritasampit.co.id)

    (Visited 3 times, 1 visits today)