Tim Provinsi Lakukan Penilaian Lomba Pasar Desa Bagendang Hulu

1150
Ket foto : Tim penilai dari Provinsi Kalteng langsung melihat giat aktifitas jual beli di pasar desa Raja Bungsu, Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Utara (MHU), Kabupaten Kotim, Selasa(13/2/2018).

SAMPIT – Tim Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan penilaian lomba pasar Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) dengan mengunjungi pasar desa secara langsung, Selasa (13/2/2018).

Kedatangan tim dari Provinsi sekitar pukul 08.30 WIB langsung di sambut Kepala Dinas PMD Kotim, Redy Setiawan, didampingi Kabid lainnya, Camat MHU, Plt Ady Candra, di dampingin Kades Bagendang Hulu Tediansyah , pendamping desa, Julhaidir, Polsek setempat, BPD, Ketua RT/TW, sejumlah tokoh masyarakat dan tim pembimbing lainnya.

Tim penilai berjumlah sebanyak 3 orang setelah turun tak begitu lama, tim langsung melakukan giat kepada penilaian lomba pasar desa tersebut.
Mereka langsung menuju lokasi pasar desa yang luas arealnya sekitar 40 x 120 meter dengan jumlah pedagang sekitar 60 unit lapak pedagang yang berjualan di pasar itu.

Tim melihat aktifitas jual beli para pedagang serta mengelilingi lokasi pasar hingga tim berhenti dilokasi lapak pasar ikan basah.

Baca Juga:   Prioritas Pembangunan Fisik Desa Tanjung Harapan Dipertanyakan?

“Mereka melihat penjual ikan udang galah yang masih segar dijual di pasar itu,” kata kades Tediansyah kala mengikuti tim penilainya.

Begitu juga tim penilai lainnya selalu giat memperhatikan dan melakukan penilaian pada lapak-lapak pendagang yang sedang melakukan aktifitas jual beli barang-barang daganganya.

Selain itu, Tim dari Provinsi itu juga melihat keberadaan WC umum pasar desa, tempat parkir kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Tak lepas dari itu juga, Tim mengunjungi usaha BUMDes yang menjual air isi ulang galon dan usaha salon, cukur rambut.

Usai melihat kegiatan aktifitas jual beli di lokasi pasar desa tersebut, rombongan Tim Provinsi langsung menuju Aula desa, memberikan sambutan terkait penilaian pasar desa dan penjualan barang harus memiliki jenis bahan jualan serba ada, dan juga harus memiliki hasil produk unggulan sendiri.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Provinsi, Yoyo, usai melakukan pertemuan di Aula Desa, Bagendang Hulu, ketika di konfirmasi beritasampit.co.id mengatakan, ada 7 kabupaten yang mengikuti lomba pasar desa se- Kalimantan Tengah, yakni, Kotawaringin Barat , Lamandau, Kotim, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara dan Pulang Pisau.

Baca Juga:   Pendaftaran Berakhir, Panitia Pilkades Desa BHL Terima Berkas Empat Orang Balon

“Objek penilaian pasar desa ada 15 indikator. Yang mengacu nilai tinggi lokasi pasar milik desa sendiri dan pedagangnya banyak dari orang lokalnya dan produk yang dijual harus ada yang diunggulkan,” ujarnya.

Selain itu, pelaksanaan pasar, pengawasan, perencanaan Pemdes, Peran Pemkab, partisipasi masyarakat, penggunaan penempatan, seperti, penilaian tanah pasar, kebersihan toilet, lokasi sampah dan halaman parkir. Lebih pentingnya lagi katanya,”administrasi pengelolaan keuangan dan legalitas serta payung hukum pengunaan dana desanya,” tandasnya.

(mar/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments