Panen Buah Sawit Milik PT KIU, Petani Sayur Ini di Bui

356
PERIKSA : IM/BS - Tersangka Yono diperiksa oleh JPU Siska Purnamasari di ruangan tahap II Kejaksaan Kotim.

SAMPIT – Tak disangka oleh Yono (50), warga Desa Setiung, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Akibat ulahnya memanen buah kelapa sawit milik PT Katingan Indah Utama (KIU), ayah enam orang anak ini berurusan dengan hukum.

Pada, Selasa (13/3/2018), penyidik Polres Kotim menyerahkan tersangka beserta barang buktinya ke Kejaksaan Negeri Kotim.

Saat di diperika jaksa penuntut umum (JPU), Siska Purnamasari SH, tersangka mengaku nekat memanen sawit perusahaan karena perlu biaya untuk menambah biaya rumah tangga sehari-hari.

“Saya memerlukan tambahan uang, karena saya membiayai kebutuhan enam orang anak serta keperluan rumah tangga. Anak pertama sudah duduk di bangku SMP kedua dan ketiga masih SD. Sementara yang lainya masih kecil-kecil,” ungkap pria berkepala lima ini.

Baca Juga:   Ani Kaget, Ada Mayat Dalam Parit Dekat Rumahnya, Dimana ?

Dalam keterangannya, saat melakukan aksi pencurian buah kelapa sawit itu, ia tidaklah seorang diri. Namun ada Ikip, Daus dan Rahmad yang kini masuk sebagai DPO. Aksi pencurian itu terjadi pada, Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 17.00 WIB di blok D58 Afdeling 5 Keruing PT KIU Desa Setiung, Kecamatan Mentawa Hulu Kotim.

Tersangka Yono berhasil diamankan bersama barang bukti dua buah egrek sepanjang 3 meter dan sawit yang berhasil di panen sebanyak 141 jenjang atau 2.224 kilogram. Namun apes, ketiga temannya lolos dari sergapan pihak satpam perusahaan yang kala itu menangkap tangan tersangka.

Baca Juga:   Ditinggal Ke Kebun, Satu Rumah Dilahap Si Jago Merah

“Berikan keterangan yang jelas dan terus terang saja di depan hakim saat bapak menjalani persidangan nanti,” pesan JPU cantik Siska.

Kini, untuk memlertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 107 huruf d UU RI Nomor 39 Tahun 2014 Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP.

(im/beritasampit.co.id).

Komentar Facebook

comments