Tolak Audensi, Pengurus PWI Pulpis Kecewa Dengan Pjs Bupati

329
FOTO : Ist : Ketua PWI Pulang Pisau, I Nyoman Weda.

PULANG PISAU – Ketua PWI Pulang Pisau I Nyoman Weda, Selasa (13/3/18) menyesalkan sikap Pjs. Bupati Pulang Pisau Muhammad Hatta yang tidak berkenan untuk melepas pengurus dan anggota PWI Pulang Pisau dalam rangka menghadiri acara puncak pelaksanaan Hari Pers Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan Hari Ulang Tahun PWI yang dilaksanakan di Buntok, Kabupaten Barito Selatan.

Diketahui sebelumnya, PWI Pulang Pisau sudah secara resmi menyampaikan surat yang tujuannya kepada Pjs. Bupati dalam rangka audensi sekaligus melepas dan memberikan arahan kepada pengurus dan anggota PWI.

Namun, kabar yang kurang mengembirakan bahwa Pjs Bupati tiba-tiba menolak dan tidak berkenan untuk bertatap muka melalui audensi resmi tersebut.

Baca Juga:   ​Bupati Pulpis Minta PPK dan PPS Bersikap Profesiobal Dalam Pilkada 2018

Bahkan, Pjs Bupati melempar tugas yang sedianya dalam tiap tahun kegiatan tersebut selalu di lepas oleh Kepala Daerah (Bupati). Namun, ia malah menunjuk tugas tersebut kepada kepada Plt Sekda Pulpis, mendapati sikap tersebut, pihak PWI Pulpis pun turut menyesalkan kejadian tersebut.

” Kita sangat menyayangkan sikap yang kurang bersahabat dari Pjs. Bupati Pulang Pisau, dan seperti biasanya acara ini sangatlah penting, dan juga acara resmi yang dalam setiap tahunnya dilaksanakan oleh PWI, tentunya sangat tidak etis jika yang melepas adalah Plt. Sekda,” ucap Nyoman di dampingi Sekretaris PWI Pulang Pisau James Dony.

Baca Juga:   Kasatlantas Polres Pulpis: "Hati-Hati Dalam Berkendara"

Ditambahkan James Dony bahwa, kegiatan tersebut menjadi momentum yang baik bagi pengurus PWI Pulang Pisau dalam meningkatkan pemahaman sebagai pekerja profesi sekaligus nilai-nilai pers bagi kehidupan berbangsa.

“Harapan kita dalam kegiataan ini dapat memetik manfaat yang positif dan menyemangati kita dalam melaksanakan tugas-tugas kewartawanan di daerah kita,” tutupnya.

(pra/beritasampit.co.id)

Editor: MAULANA KAWIT

Komentar Facebook

comments