Waket DPR Taufik Kurniawan Ingatkan  Pelayanan Jemaah Haji Jangan Mengecewakan

308
Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan

JAKARTA – Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2018 telah ditetapkan DPR RI bersama pemerintah, Senin (12/3/2018) kemarin, naik sebesar 0,9 persen dibanding tahun 2017.

Kini, dengan biaya haji sebesar Rp 35,235 juta itu, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap kualitas pelayanan haji mengalami peningkatan.

“Permasalahan seperti keterlambatan visa, diharapkan tidak boleh terjadi lagi. Selain itu, pelayanan katering, akomodasi serta transportasi selama jemaah haji asal Indonesia mendapatkan skala prioritas, sehingga tingkat kepuasan jemaah makin meningkat,” kata Taufik, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (13/3/2018).

Baca Juga:   Pakar Hukum dan Ketum PBB Yusril : Sebab Kematian Wartawan Yusuf  Bisa Diketahui Lewat Otopsi

Menurutnya, biaya haji memang kenaikannya tidak terlalu tinggi, namun pelayanan haji harus ditingkatkan, sehingga jemaah kita bisa fokus beribadah. Jangan sampai pelayanan kepada jemaah haji kita terbengkalai, sehingga muncul keluhan dari jemaah kita.

Selain itu, alokasi tenaga petugas haji Indonesia juga ditingkatkan, agar dapat memberikan perlindungan dan pelayanan, khususnya kepada jemaah yang berisiko tinggi. Mengingat, jemaah ini memerlukan pendampingan secara khusus.

“Kita tahu, ada jemaah kita yang berusia sepuh karena telah cukup lama menunggu antrian untuk berangkat haji. Tentu ini harus menjadi perhatian khusus, mengingat ketika musim haji, jutaan jemaah datang dari seluruh belahan dunia,” pesan Taufik.

Baca Juga:   Ini Pesan Ketua Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura. Seperti Apa?

(jan/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments