Hari Libur, Desa Sungai Bakau Jadi Incaran Komunitas Mancing

887

PANGKAlAN BUN – Hari libur seperti Hari Raya Nyepi menjadi kesempatan untuk Ano dan beberapa teman-temannya untuk berlibur sekaligus mancing di teluk Kumai tepatnya di Desa Sungai Bakau Kotawaringin Barat.

“Sekedar mengisi waktu luang dan merefres otak biar aja” tutur Ano yang merupakan ketua club mancing yang dinamakan AFO mata pancing yang juga karyawan PT. KORINDO tersebut.

Ano pun menjelaskan bahwa berlibur bersama teman-teman untuk mempererat hubungan antar teman dalam hal kebersamaan.

“Kalau dapat banyak, kita bakar bareng, klo ada sisa kita bagi untuk di bawa pulang” tutur Ano

Baca Juga:   Cobain Yuk Mancing di Desa Talingke, Seru Lho...

Ikan yang didapat beragam, dari Ikan Ekor Kuning, sampai ikan Kakap. Hasil pancingan yang di bawa pulang pun biasanya sampai puluhan kilo.

Pantauan Beritasampit.co.id , kunjungan wisata dari Kota dan daerah lain sangat membantu pendapatan nelayan setempat.

Salah satu nelayan yang di sewa oleh AFO Club mata pancing menuturkan bahwa untuk 24 jam melaut dikenakan tarip Rp1.500.000

“Ya lumayan rame kalau libur mas, jadi dapat rejeki kita dari orang-orang yang hobi mancing” tutur nelayan yang disewa kapalnya untuk menemani Ano dan teman-teman nya memancing.

Setiap hari libur, lanjutnya. Kurang lebih 30 kapal yang disewa beberapa wisatawan untuk memancing di tengah laut.

Baca Juga:   ​Berbagi, Polsek Baamang Beri Takjil Gratis Untuk Pengguna Jalan

Kekayaan laut di wilayah teluk Kumai, memang sangat luar biasa.

Selain kunjungan orang-orang yang hobi memancing dan membawa rejeki untuk nelayan-nelayan.

Tempat wisata pancing tersebut menjadi incaran para wisatawan lokal yang juga membawa berkah serta rejeki untuk pedagang-pedagang.

(af / Beritasampit.co.id )

Komentar Facebook

comments