Dukung Peningkatan PAD, Komisi A Kunker ke-Samsat Kabupaten Bantaeng

368
NT/BS - Ketua Komisi A DPRD Kalteng, Y. Freddy Ering saat melihat sistem pelayanan di Samsat Bantaeng, provinsi Sulsel.

PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah mendukung kebijakan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabra yang ingin Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai Sektor.

Khusus dalam Hal ini DPRD Kalteng melalui Komisi A yang membidangi Pemerintahan, Hukum dan Keuangan ingin menggenjot PAD dari Sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Bali Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang dinilia sisten pelayanannya masih kurang maksimal yang masih belum berbanding lurus dengan Keinginan Gubernur.

Setelah Komisi A DPRD Kalteng melakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Provinsi Kepulauan Riau, dari hari Rabu (4/4/2018) kemarin, Komisi A kembali kunksr ke Abupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua komisi A DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering melalui Anggota DPRD dari Fraksi Partai Manat Nasional (PAN) Hj. Nataliasi mengatakan, pelayanan yang diberikan serta sistem yang digunakan oleh Samsat Kabupaten Bantaeng sangat baik, dan hal ini perlu diterapkan di Samsat Kalteng,

“Saat Komisi A mengunjungi Samsat Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulsel, kami melihat sendiri bagaimana penerapan sistem dan pelayanan yang diberikan oleh Samsat Bantaeng kepada masyarakat Kalteng sangat baik, sehingga hal ini bisa menjadi perbandingan untuk Samsat Kalteng agar bisa berbenah dalam memberikan pelayanan yang optimal.”Ucap Nataliasi saat memberikan keterangan melalui pesan Whatsapp, Jumat (6/4/2018).

Baca Juga:   Fraksi NasDem DPRD Kalteng Sepakat dengan Mahasiswa Tolak Revisi UU MD3

Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng III meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara ini juga memaparkan, ukuran kantor Samsat Bantaeng tidak terlalu besar, namun pelayanan dalam penjemputan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat luar biasa.

“Seperti yang kita tahu, Samsat merupakan ujung tombak PAD suatu daerah, dan kami melihat Samsat Bantaeng bisa mengelola pelayanan dalam penjemputan PAD dengan sangat luar biasa. Sebenarnya, Samsat Kalteng juga mampu menerapkan seperti apa yang diterapkan oleh Samsat Bantaeng, namun hal tersebut harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana serta prasarana yang memadai.”Ujarnya.

Selain itu, Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menjelaskan, segala macam proses seperti pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan di Samsat Bantaeng, hanya perlu melampirkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja, tanpa harus melampirkan KTP asli, sehingga hal ini semakin mempermudah proses kepengurusan masyarakat dalam pembayaran pajak di Samsat Bantaeng.

Baca Juga:   Ini Permasalahan Program Bibit Sapi yang Didapat Legislator di Sukamara

“Seperti inilah pelayanan yang kita harapkan dari Samsat Kalteng. Untuk contoh, pembayaran Pajak 1 tahun tidak perlu melampirkan KTP asli, cukup menggunakan fotocopy saja, yang penting identitas diri yang sah, sehingga masyarakat tidak merasa dipersulit ketika memiliki kesadaran wajib pajak. Kemudian untuk pencetakan Plat kendaraan, mulai dari kepengurusan hingga cetak SOP, hanya memakan waktu 30 menit. Jadi masyarakat tidak perlu menunggu berhari-hari hingga berbulan-bulan.”Tandasnya

Saat disinggung apakah dari Samsat dan Instansi terkait lainnya ikut dalam kunjungan tersebut?, Nataliasi menyampaaikan bahwa DPRD Provinsi Kalteng telah menyurati pihak Samsat Palangka Raya dan instansi lainny, untuk turut serta dalam kunjungan ke Samsat Bantaeng Provinsi Sulsel, namun pihak samsat berhalangan hadir.

“Kami kemarin telah menyurati Samsat Palangka Raya agar bisa ikut dalam kunjungan kami ke Samsat Bantaeng. Namun karena berbenturan dengan agenda Provinsi, pihak Samsat Palangka Raya tidak bisa ikut. Kita memaklumi hal tersebut dan kita harapkan kedepannya pihak samsat Palangka Raya bisa ikut Dewan dalam melakukan kaji banding keluar daerah,”tutup Nataliasi.

(nt/beritasampit.co.id).

Komentar Facebook

comments