Pasca OTT, Pelayanan pada Dinas Satpol PP dan Damkar Kapuas Kendur

232
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas, Drs Yunabut.

KUALA KAPUAS – Adanya kejadian operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum pegawai Dinas Satpol PP dan Damkar Kapuas berimbas kepada pelayanan.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kapuas Drs Yunabut kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (17/4/2018).

“Kan yang ditahan ini (oknum) bendaharawan kita, jadi secara otomatis berpengaruh dalam tanda kutip terganggu lah aktivitas pelayanan kita kepada masyarakat, juga pekerjaan dan tupoksi (tugas pokok dan funsi) kita,” ujarnya

Berpengaruhnya terhadap pelayanan, sambung Yunabut, karena selama ini seperti patroli untuk membeli minyak kepada bendahara. “Terus (sekarang) beli minyak dari mana,” ucapnya.

Baca Juga:   Pjs Bupati Kapuas Ikuti Ritual Tiwah di Danau Pantau

Lanjut pria berkumis ini, untuk kondisi pada dinasnya sekarang menjadi hambar, dan semangat menurun. Oleh karenya, ia berharap permasalahan ini (OTT terhadap oknum pegawainya) jelas dan cepat selesai. “Sehingga aktivitas pelayanan bisa prima seperti sebelumnya,” ujar Yunabut.

Seperti diberitakan sebelumnya, OTT terhadap dua oknum pegawainya dilakukan Polres Kapuas pada, Senin (16/4/2018) lalu. OTT itu diduga terkait adanya sejumlah pemotongan pembayaran honorarium tenaga kontrak pada dinas tersebut

(irfan/beritasampit.co id)

Komentar Facebook

comments