Wah… Perangkap Buaya di Ganepo Hilang, Kok Bisa?

990
Keterangan Foto : perangkap buaya saat di pasang oleh BKSDA Kotim

SAMPIT – Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Pos Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan upaya untuk menangkap buaya yang menyerang warga Desa Ganepo Kecamatan Seranau.

Kepala BKSDA Sampit, Muriansyah menjelaskan, mereka sudah memasang dua perangkap untuk menangkap buaya di Ganepo, tapi belum membuahkan hasil, bahkan salah satu perangkapnya hilang.

“Buayanya belum ketangkap, eh malah satu perangkap yang kami pasang di daerah muara Sungai Lemiring hilang, tidak tau juga hilang kemana,” jelasnya. Kamis (19/4/2018).

Baca Juga:   Sebarluaskan Informasi JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gadeng Kader Pos Bindu

Muriansyah mengatakan, buaya di kawasan perairan di Desa Ganepo memang tidak mudah untuk di tangkap dan menangkap Buaya rerisiko tinggi. Jadi jangan sampai ada warga yang berupa menangkap Buaya. Biarkan petugas yang berwenang yang menanganinya.

“Menangkap buaya itu bukan hal yang mudah, dan saya meminta kepada masyarakat jangan sampai ada yang berupaya menangkap buaya itu, karena resikonya tinggi,” katanya

Ia juga mengungkapkan, untuk saat ini BKSDA Sampit tetap mengimbau warga Desa Ganepo agar tetap waspada saat beraktivitas di sungai, terutama pada sore hari.

Baca Juga:   Berikut Nama-Nama Pemenang Cabang Lomba MTQ Ke-48 Tingkat Kabupaten di Ujung Pandaran 

(Put/Beritasampit.co.id)

EDITOR: MAULANA KAWIT