Warga Gotong Royong Perbaiki Rumah Mugni yang Rusak Akibat Puting Beliung

131
Foto : IST - Rumah Warga yang rusak akibat puting beliung di Desa Sungai Cabang Barat, Kecamatan Pantai Lunci.

SUKAMARA – Terjangan angin puting beliung di Desa Sungai Cabang Barat, Kecamatan Pantai Lunci mengakibatkan rumah warga yang bernama Mugni mengalami kerusakan, melihat hal itu warga desa langsung memberikan bantuan dengan bergotong royong memperbaiki rumah tersebut.

Camat Pantai Lunci, M Yunus melalui Sekcam, M Imron mengungkapkan bahwa angin puting beliung yang terjadi pada Senin (7/5/2018) sekira pukul 15.30 WIB membuat rumah salah seorang warga bernama Mugni sempat mengalami kerusakan pada bagian atap namun tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

“Rumah Mugni menag menghadap langsung ke laut dan agak jauh dari rumah warga lainnya, akibat angin puting beliung beberapa pohon yang berada disekitar rumah banyak yang tumbang tersapu angin,” kata M Imron, Selasa (8/5/2018).

Baca Juga:   Bupati Sukamara Tegaskan ASN Untuk Jaga Netralitasnya Jelang Pilkada

Imron menjelaskan, pada saat kejadian penghuni rumah sedang berada didalam yakni Mugni dan dua orang saudaranya, saat puting beliung datang hanya satu orang yang berupaya menyelamatkan diri karena dua orang lainnya dalam kondisi sakit.

“Karena penghuni rumah sedang sakit, maka warga bersama dengan pihak pemerintahan desa, kecamatan dan yang lainnya langsung berinisiatif memperbaiki rumah tersebut karena hanya bagian atap rumah yang terbawa angin dan ada dinding rumah yang sedikit retak, tetapi sekarang sudah diperbaiki,” jelas Imron.

Baca Juga:   Penyuluh Pertanian di Sukamara Sudah Memadai, Benarkah?

Imron mengungkapkan bahwa pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten Sukamara untuk mengambil langkah selanjutnya, hal itu lantaran pihak pemerintah kecamatan tidak bisa mengambil kesimpulan untuk kerugian yang diakibatkan oleh terjangan angin puting beliung ini.

“Yang jelas bantuan memperbaiki rumah dengan bergotong-royong sudah dilakukan dan ini tetap kita laporkan ke Kabupaten,” tukas Imron.

(enn/beritasampit.co.id)

EDITOR : MAULANA KAWIT

Komentar Facebook

comments