Ternyata Pengemis dan Anak Punk yang Berkeliaran di Sampit Berasal dari Luar Daerah

    SAMPIT – Pada bulan suci ramadan tahun 2018 atau 1439 Hijriyah ini, banyak pengemis dan anak-anak Punk yang berkeliaran dan mamasuki Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rody Kamislam menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan razia dan ternyata ada beberapa anak punk dan pengemis yang bukan merupakan masyarakat Kotim.

    “Kita melakukan razia, dan kita menangkap enam anak Punk dan satu orang pengemis, empat di antaranya merupakan masyarakat kita, dua orang anak punk dari Sumatera dan satu orang pengemis dari Banjarmasin,” jelasnya. Senin (21/5/2018)

    Rody Kamislam mengungkapkan, pihaknya sudah memulangkan langsung ke Tujuh orang tersebut ketempat masing-masing dan tidak hanya di pulangkan saja, mereka jua diberikan peringatan.

    “Kita sudah memberikan peringatan dan sudah memulangkan mereka ke tempat mereka atau ke daerah mereka masing-masing,” ucapnya.

    (Put/Beritasampit.co.id)

    EDITOR : MAULANA KAWIT

    Previous articleKejati Kalteng Turunkan Atlet Lemkari, Ikuti Kompetisi Asian Games 2018
    Next article36 Orang Tenaga Pengajar di Lingkup Kemenag Ikuti Diklat