Hati-Hati!!! Sungai Mengkahing Dikenal Banyak Buaya

543
Jasad Taslim (68)Warga Desa Panca Jaya,  Kecamatan Seruyan Tengah,  Kabupaten Seruyan yang ditemukan tanpa kepala, kaki,  dan tangan serta organ dalamnya sebagian sudah hilang

SERUYAN – Sungai Mengkahing yang terletak di Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, memang sudah di kenal sejak dulu dengan banyak buaya. Tapi di daerah ini baru pertama kali terdengar menyerang warga, diduga buaya ini kelaparan dan kesulitan mencari makanan hingga menyerang Taslim (68) warga Desa Panca Jaya, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan ketika mencari ikan pada hari Rabu 23/05/2018.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Seruyan Tengah Ipda Romadhoni, melalui via telpon, Jumat (25/5/18).

Menurutnya, berdasarkan keterangan pihak warga setempat di Sungai Jamatikal memang terdapat banyak buaya. Tidak jarang warga melihat buaya berjemur di sekitar Sungai Jamatikal.

Baca Juga:   ​BIKIN RESAH...Dicurigai Konsumsi Zenith, 4 Pemuda Digiring Polisi

Ia mengatakan, jasad korban ditemukan sudah tidak utuh lagi atau hanya berupa potongan-potongan tubuh saja.

“Jasadnya kita temukan Jumat (25/5) sekira 09.00 WIB,” katanya.

Selain itu menurut beberapa warga di Kecamatan Seruyan Tengah, buaya kemungkinan akan kembali menyerang warga lagi dikarenakan akan kesulitan mencari makanan di daerah yang sudah tidak ada hutannya.

“Ya mau gak mau dia nyerang manusia, binatang lain sudah tidak ada untuk menjadi makanannya akibat hutan sudah tidak ada,” tutur Yoga anggota security PT BJAP II.

Baca Juga:   ​Selama Ramadan, 2 Kasus Pembuangan Bayi, Setelah Lebaran 2 Kasus Bunuh Diri di Sampit

Perlu di ketahui, desa Panca Jaya ini terletak di tengah perkebunan kelapa sawit antara PT MEDCO dan PT BJAP II, hingga hutan di daerah tersebut sudah tidak ada untuk buaya tersebut mencari makan.

Untuk diketahui lahan perkebunan kelapa sawit milik PT BJAP II selalu memberi peringatan kepada karyawannya melalui papan peringatan yang di pasang dibeberapa rawa yang sering terlihat buayanya.

Diharapkan semua warga di sekitaran sungai Mengkahing tidak beraktivitas di malam hari untuk menjaga kemungkinan kembali buaya menyerang.

(Af/Beritasampit.co.id)

EDITOR : MAULANA KAWIT

Komentar Facebook

comments