Ini Pendapat Tokoh Muda Kalteng Tentang Sosok TGB

927

SAMPIT – Sosok Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH Muhammad Zainul Majdi, M.A. atau yang lebih akrab disapa dengan nama Tuan Guru Bajang (TGB) dinilai pantas dan komplit untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan tokoh muda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Asrari Puadi, hal itu ia ungkapkan usai bertemu Kyai Ruri pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhdi di Jogja, pada Rabu (11/7/2018).

“TGB ini sosok ulama dan pemimpin yang langka. Biasanya pemimpin dengan latar belakang ulama itu lemah di manajerial tapi tidak dengan TGB. Beliau ulama yang fasih dalam memanajemen pemerintahannya bahkan banyak sudah inovasi yang dilakukannya, salah satunya membawa NTB meraih penghargaan dunia di bidang pariwisata halal, sebuah inovasi yang cerdik, mengkolaborasikan keindahan wisata dengan nilai-nilai keislaman,” ungkap Asrari Puadi melalui via whatsapp, Rabu (11/7/2018).

Baca Juga:   ASN Bakal Libur Panjang, Bolos Akan Diberikan Sanksi

Tokoh muda Kalteng yang sedang menempuh studi Pascasarjana Ketahanan Nasional di UGM ini kembali menegaskan bahwa TGB menurutnya sosok muda yang komplit dan teruji, yang tak hanya dibutuhkan Jokowi tapi juga bangsa Indonesia hari ini.

“Kalau kita lihat belakangan kan banyak praktik berkehidupan yang semakin jauh dari praktik kebangsaan, ya TGB ini sudah komplit lah, selain seorang ulama juga seorang negarawan muda yang memiliki pandangan wasathiyah atau moderat yang dibutuhkan untuk merawat keberagaman di Indonesia ditengah ancaman polarisasi blok politik yang semakin meruncing hari ini”, tegasnya.

Asrari juga mengungkapkan bahwa selain faktor ulama dan kenegarawanannya, faktor usia yang muda juga menjadi faktor penting mengapa TGB sosok yang pas untuk Jokowi.

Baca Juga:   Promosikan Pariwisata, Karang Taruna Kotim Hari Ini Berangkat Menuju Bartim

“Dalam kaidah bahasa Qur’ani generasi muda atau “asy-syabab” umumnya didefinisikan dalam ungkapan sifat dan sikap seperti berani merombak dan bertindak revolusioner terhadap tatanan sistem yang rusak. Hari ini Indonesia butuh energi yang progresif, energi baru dan pendobrak dari anak muda, apalagi kita akan memasuki bonus demografi, pemimpin dari kalangan muda menjadi urgent agar ada perhatian khusus bagi pembangunan anak muda yang lebih baik, dengan sentuhan nilai keislaman dan kebangsaan yang baik dan saya yakin TGB pemimpin yang punya visi membangun itu,” ungkap lebih Asrari yang juga Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Kalteng ini.

(im/beritasampit.co.id).

Komentar Facebook

comments