Ibu Kota Indonesia Dipastikan 90 Persen Pindah di Kalteng

46215
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran.

PALANGKA RAYA Rencana pemidahan ibu kota kini mulai dipastikan pindah ke Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal itu sampaikan Gubernur H Sugianto Sabran di Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (18/07/2018).

Berdasarkan pertemuan pemerintah di Jakarta beberapa hari yang lalu, ada tiga daerah alternatif yang berpotensi menjadi Ibu kota Indonesia. Merupakan Kalteng, Kaltim dan Kalsel dan akan dilakukan survey oleh bank dunia.

Bahkan dikabarkan, bahwa Badan Informasi Geospasial (BIG) juga sudah mulai melakukan pemetaan wilayah-wilayah di Kalteng termasuk di bagian Barat yang direncanakan.

Baca Juga:   Ini Perkembangan Ekonomi Kalimantan Tengah Pada Bulan September 2018

Namun, dengan potensi daerah Kalteng yang begitu besar, dan terlihat dimulainya percepatan pembangunan di Kalteng ini, memang semakin memperjelas rencana pemindahan Ibu kota.

Disampaikan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, bahwa sudah 90 persen pusat pemerintahan akan berada di Kalteng yang tidak jauh dari wilayah barat Kalteng.

“Kemarin, 90 persen ibu kota pusat pemerintahan ada di Kalteng dan tempatnya tidak jauh dari Katingan, Gunung Mas dan kota Palangka Raya,” kata Sugianto di Kantor Gubernur Kalteng.

H Sugianto pun berharap kepada pemerintah kabupaten serta masyarakat untuk mempersiapkan diri, karena menurutnya rencana pemidahan ibu kota ini, tidaklah bisa ditolak lagi dan sebagai Gubernur ia mengatakan sudah siap.

Baca Juga:   Istani Benarkan Gubernur Berkantor Di DAS Barito Selama 1 Minggu

“Jadi mudah-mudahan Kalteng yang bersiap “Tak bisa ditolak”. Gubernur sesuai Undang-Undang Nomor 23, itu selalu siap, Bupati-Bupati juga harus siap, masyarakat juga siap, karena kita adalah Indonesia,” harap Gubernur.

(sps/beritasmpit.co.id)

EDITOR : MAULANA KAWIT