13 Kru Kapal KM Bunga Hati II Terombang-ambing Selama Enam Jam di Laut

329
BAIM/BS - Tiga belas kru Kapal KM Bunga Hati II saat akan diantar oleh pegawai KSOP Sampit untuk melakukan proses pemeriksaan kesehatan.

SAMPIT – Sebanyak 13 orang kru Kapal KM Bunga Hati II, terdiri satu orang nahkoda dan 12 orang anak buah kapal (ABK) telah selamat dari musibah kecelakaan di perairan Indramayu, Jawa Barat.

Mereka selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Suprarto mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi pemberitahuan dari Basarnas Bandung, Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 01.15 Wib yang mengatakan telah terjadi musibah kapal terbalik yang berpenumpang tiga belas orang di perairan laut Indramayu.

Baca Juga:   Istri Pemegang Saham Kena Gugat PT Insight Gara-Gara Lapor Ke OJK

“Setelah menerima informasi bahwa telah terjadi musibah kapal terbalik, kami melakulan koordinasi dengan KSOP Sampit, Ditpolair Polda Kalteng, Polres Kotim dan intansi terkait untuk melaksanakan penjemputan para korban,” ujarnya didampingi Kabag Ops Polres Kotim AKP Boni Ariefianto saat menerima kedatangan para korban, Minggu (5/8/2018).

Setelah dilakukan koordinasi. Suprapto menjelaskan, bahwa ketiga belas orang kru kapal KM Bunga Hati II telah diselamatkan oleh kapal KM Bahari Maju II Batam, yang merupakan kapal barang yang akan menurunkan barang di pelabuhan Bagendang.

“Pengakuan dari para korban, mereka telah terombang ambing selama enam jam diatas permukaan air laut dengan mengandalkan pelampung jaring serta berpegangan pada kapal yang sudah terbalik,” terang Suprapto.

Baca Juga:   Presiden RI Joko Widodo Serahkan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Secara Serentak di Pontianak

Penjemputan para ABK yang ikut menumpang KM Bahari Maju II Batam pun dikukan menggunakan kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang berlabuh di pelabuhan Sampit.

Setelah sampai di kantor KSOP Sampit, ketiga belas ABK inipun langsung dilakukan proses pemeriksaan kesehatan dan setelah itu akan diinapkan di salah satu penginapan di Kota Sampit.

(im/beritasampit.co.id)

Editor : Irfan

Komentar Facebook

comments