Berada di Pelosok, Desa Ini Perdana Lakukan Upacara HUT RI ke 73 RI bersama Mahasiswa KKN

772
SAMPIT – Pemerintahan Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan upacara bendera 17 Agustus 2018, di lapangan sepakbola setempat.

Meskipun berada di daerah pelosok, upacara tersebut tetap berlangsung khidmat. Ditambah lagi dengan kehadiran mahasiswa IAIN Palangka Raya yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kepala Desa Sei Ijum Raya Darmansyah bertindak sebagai

inspektur upacara (Irup), kemudian mahasiswa IAIN sebagai penggerek bendera sang saka merah putih serta pembacaan teks proklamasi.

Melaksanakan upacara baru satu kali. Meskipun acaranya seadanya, yang penting rasa nasionalisme bernegara itu yang patut kita pelihara bersama,” ujar Darmansyah, kepada beritasampit.co.id, Sabtu (18/8/2018).
Lanjutnya, kemerdekaan Republik Indonesia merupakan suatu rahmat dari Tuhan yang Maha Esa, sehingga bangsa ini tetap utuh menjadi bangsa yang besar yang diakui bangsa-bangsa lain.

Baca Juga:   Tediansyah: Cabang Olahraga Gandeng Remaja Desa Berprestasi

”Kita pun harus pro aktif apa yang diintruksikan atasan demi membina regenerasi desa dengan berbudaya, berbangsa dan bernegara yang wajib kita syukuri,” tandas Kades dua periode ini.

Kemudian pria yang akrab disapa Ustad ini meminta kepada masyarakat desa, atas pesan serta amanat dari Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, bahwa wilayah Provinsi Kalteng yang kita cintai ini telah memasuki musim kemarau.

Kesesuaian perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) hingga bulan Oktober 2018 mendatang lebih kering dibandingkan tahun 2016 dan tahun 2017 lalu. Sehingga tingkat potensi terjadi kebakaran hutan dan lahan cenderung semakin tinggi.

Baca Juga:   WOW...Nelayan Ini Temukan Ikan Pari Raksasa Seberat 275 Kilogram

“Saya meminta kepada masyarakat desa jangan sembarang membakar dan berhati-hati menjaga kebun atau lahannya masing-masing,” pungkasnya.

(mar/beritasampit.co.id)

Editor : Irfan

Komentar Facebook

comments