Ini Pendapat DPRD Hulu Sungai Utara Tentang Kerukunan Umat Beragama di Katingan

208
Keterangan foto : IST/BS - Suasana Kunjungan Ketua dan anggota DPRD HSU Kalsel saat melakukan kunjungan ke  DPRD Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), di ruang rapat gabungan DPRD setempat, Kamis (13/9/2018).

KASONGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Katingan, karena kerukunan umat beragama di Kabupaten Katingan dalam bertoleransi sangat tinggi.

Demikian dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara, H Sahrujani bersama 26 orang anggotanya usai melakukan kunjungan ke DPRD Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), di ruang rapat gabungan DPRD setempat.

“Tadi ketua DPRD Katingan menjelaskan tentang kondisi Kabupaten Katingan bahwa kerukunan umat beragama di Kabupaten Katingan dalam bertoleransi sangat tinggi. Jika ada terjadi keributan-keributan di masyarakat, tentunya tidak sampai serius terjadi karena langsung ditangani secara cepat dan tepat. Itulah yang dapat kami ambil poinnya,” terang Sahrujani, kepada sejumlah wartawan, Kamis (13/9/2018).

Baca Juga:   Beban Berlebihan Ruas Jalan Kereng Pakahi Hampir Putus, PT Arjuna Tidur

Selain itu, dirinya berharap bersama anggota-anggota DRPD Katingan menitipkan agar selalu berkomunikasi, jalin silaturahmi dengan baik bersama masyarakat untuk berusaha menjadikan suatu daerah yang nyaman, damai dan tentram.

Sementara, Ketua DPRD Katingan, Ignatius Mantir Ledie Nussa, mengatakan terkait kunjungan Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan tersebut ingin mempelajari tentang tata tertib di DPRD Katingan.

“Serta melakukan silaturahmi dan membalas kunjungan kami sebelumnya. Karena sebelumnya kita pernah ke Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara melakukan kunjungan. Kebetulan tata tertib kita perubahan menyesuaikan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2018 itu kan masih belum. Kita juga baru mau belajar ke daerah lain, karena harus berkunjung ke daerah yang sudah melakukan atau membuat tata tertib PP nomor 12 itu,” singkatnya.

Baca Juga:   Anggaran Tahun 2017 Kabupaten Katingan Difokuskan untuk ini?

(ar/beritasampit.co.id)

EDITOR : MAULANA KAWIT

Komentar Facebook

comments