Wakil Bupati  Sukamara Turun Tangan Ikut Gotong Royong Berantas Sarang Nyamuk

204
Keterangan Foto : ENN/BS - Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi (bertopi putih) saat memberikan intruksi untuk membersihkan selokan di Jalan Setia Yakin, Kelurahan Mendawai, Jumat (11/1/2019).

Editor : Maulana Kawit

SUKAMARA – Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue atau (DBD) yang terjadi selama Januari 2019 ini membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Ketahanan setempat menggelar gotong royong pemberantasan sarang nyamuk. Jumat, (11/1/2019).

Dalam kegiatan gotong royong pemberantasan sarang nyamuk itu terlihat Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi memantau langsung dan ikut memberikan arahan dalam membersihkan lingkungan yang terdapat banyak sampah dan sarang nyamuk.

“Sebenarnya prilaku hidup bersih dan sehat perlu kita tanamkan kepada masyarakat karena kebersihan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun juga tanggung jawab bersama masyarakat juga,” ujar Ahmadi disela-sela memantau gotong royong di Jalan Setia Yakin, Kelurahan Mendawai.

Baca Juga:   Lebihi Target, PKB Sukamara 77,52%, Benarkah?

Menurut Ahmadi, lingkungan yang bersih akan mengurangi potensi sarang nyamuk yang menyebabkan penyakit demam berdarah. Pasalnya nyamuk pembawa virus DBD sangat menyukai tempat-tempat yang terdapat genangan air.

“Jadi tolong yang 3 M plus itu dilakukan seperti menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air dan mengubur sampah atau barang yang kemungkinan bisa menjadi tempat penampungan air, karena sekarang ini musim hujan sedang tinggi-tingginya,” jelas Ahmadi.

Kasus DBD di Kabupaten Sukamara pada tahun 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2017.

Baca Juga:   Pemkab Diduga Terbitkan Izin Lokasi Lahan Bersengketa

“Untuk kasus DBD di Kabupaten Sukamara memang ada peningkatan sedikit tapi tidak terlalu ada yang berakibat fatal, karena semua pasien DBD mendapat penanganan yang tepat dan cepat,” tukas Ahmadi.

(enn/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments