Gubernur Kalteng Inginkan Masyarakat Berobat dan Kuliah Tidak Ada Lagi di Luar Daerah, Ini yang Akan Dilakukan

713
IKRAR BAIM/BS. Seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara silahturahim forum kebangsaan lintas agama, adat dan tokoh masyarakat berdiri untuk sama-sama membaca ikrar.

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga kini terus melakukan percepatan pembangunan yang merata di setiap daerah, sehingga sebagai pemimpin dan orang nomor satu di bumi Tambun Bungai, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menurut Sugianto Sabran ada dua bidang yang perlu dimaksimalkan pembangunannya.

“Pelayanan di bidang kesehatan dan bidang pendidikan saya harapkan akan lebih dimaksimalkan kedepannya,” ucap Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, dalam acara silaturahmi forum kebangsaan lintas agama, adat dan tokoh masyarakat di aula hotel Aquarius Sampit, Sabtu (12/1/2019) malam.

Baca Juga:   Status Tersangkanya Ardianur Bikin Kontraktor Lain Cemas.. Kenapa?

Dirinya pun mengharapkan, kedepan akan ada pembangunan rumah sakit Tempat Penitipan Anak (TPA) serta akan memaksimalkan pembangunan dan ketersediaan alat-alat yang diperlukan oleh para perawat yang akan menunjang pelayanan kesehatan yang maksimal.

Selain itu juga, untuk bidang pendidikan agar tidak ada lagi putra-putri daerah Kalteng yang mencari ilmu di luar daerah lain, seperti pulau Jawa dan lainnya.

“Dengan pembenahan dan pembangunan rumah sakit dengan pelayanan prima agar masyarakat yang ingin berobat tidak dari Kalteng dan tetap berobat di Kalteng. Sama halnya dengan bidang pendidikan, kami menginginkan kedepan agar tidak ada lagi yang kuliah di luar Kalteng, dan mereka tetap kuliah di sini (red-Kalteng),” harapnya.

Baca Juga:   20 Orangutan Kembali Dilepasliarkan ke Hutan Batikap

(im/beritasampit.co.id).