Asik Hisap Sabu Enggak Ingat Dunia, Ketangkap Baru Bilang Pasrah!!!

    Editor : Maulana Kawit

    SAMPIT – Empat sekawan ini harus berhadapan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) setelah terbukti memiliki sabu-sabu.

    Keempat sekawan ini yakni Sutino alias Ketut atau sering dipanggil Pak De (51), Ardi Frihatino alias Tino (29), Adit Rohani alias Adit (34) serta Rio Agung Prasetya (38).

    Proses penangkapan dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Kotim, pada hari Rabu 21/11/2018), di Jalan Pemuda, gang H Jumran RT 38 RW 14, Kelurahan Sawahan, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat para pelaku sedang asik menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.

    “Saat itu kami lagi asik menggunakan sabu-sabu, tiba-tiba datang pak polisi. Sabu-sabu itu saya beli Rp 1,5 juta, dan saya bagi dalam empat paket, satu paket kami pakai bersama-sama,” tutur Sutino salah seorang tersangka, Jumat (18/1/2019).

    Bukan hanya itu saja, Sutino yang berprofesi sebagai supir truk ini mengakui bahwa rumah tempat mereka berkumpul dan berpesta sabu-sabu itu merupakan rumah miliknya.

    “Itu rumah saya, kami berkumpul untuk memakai sabu-sabu,” ngaku Sutino.

    Sedangkan ketiga orang rekannya, terlihat pasrah dengan apa yang telah terjadi dan menimpanya. Karena menurut mereka, mereka berurusan dengan hukum disebabkan kesahalan mereka sendiri. “Ini karena kesalahan kami sendiri, mau tidak mau harus pasrah,” sebut Adit Rohani.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka diganjar dengan pasal 114 ayat (1) junto pasal 132 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) junto pasal 132 ayat (1) undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

    (im/beritasampit.co.id)