Lama Jadi Buron, Polres Sukamara Amankan Pelaku Pencurian asal Kalimantan Barat

1058
KONFERENSI PERS: ENN/BS - Kapolres Sukamara, AKBP Sulistiyono saat menunjukkan barang bukti hasil curat pada konferensi pers di halaman Mapolres Sukamara, Selasa (29/1/2019)

Editor: A Uga Gara

SUKAMARA – Jajaran Satreskrim Polres Sukamara berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor dengan pemberatan yang masih dibawah umur. Peristiwa itu terjadi pada 20 November 2017 lalu.

Pelakunya diketahui bernama Rizal alias Reza (16 tahun), warga Provinsi Kalimantan Barat itu berhasil diringkus bersama dengan dua orang penadah barang curian yang juga merupakan warga Provinsi Kalimantan Barat.

“Kronologis kejadian pencurian dengan pemberatan ini pada 20 November 2017 tersangka yang masih dibawah umur Ini melihat motor tril terparkir didepan bengkel, kemudian tersangka mendorong motor itu dan saat sampai didepan Lapangan Koramil, tersangka memutuskan kabel KLX dengan cara dibakar, lalu kabel tersebut disatukan kembali kabel itu untuk menghidupkan motor, dan langsung kabur ke Kalimantan Barat,” beber Kapolres Sukamara, AKBP Sulistiyono saat menggelar konferensi pers, Selasa (29/1/2019).

Baca Juga:   Sampit Darurat Pil Zombie, Ribuan Butir Kembali Diamankan Polres Kotim

Menurut Sulistiyono, modus yang digunakan oleh tersangka Reza tersebut tergolong baru, lantaran tanpa menggunakan alat tersangka berhasil menghidupkan mesin motor.

“Iya ini termasuk modus baru, biasanya modus yang menggunakan kunci T ini dengan cara memutus kabel KLX dan menyatukan kabel min plus untuk menghidupkan mesin motor,” terang Sulistiyono.

Selama dalam pengejaran tersangka Reza menukar tambah hasil curiannya kepada penadah bernama Azman. Reza menukar motor KLX model trail hasil curian dengan sebuah sepeda motor Suzuki Satria, satu buah Hand Phone dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

Baca Juga:   Pembangunan Jembatan Jelai Akan Dilanjutkan

“Kemudian penadah pertama bernama Azman ini kembali menjual motor tipe trail hasil curian yang sudah dimodifikasi ini kepada penadah lain yaitu Eliyas dengan harga RP 5,5 juta,” terang Sulistiyono.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Reza dijerat dengan pasal 363 KUHP Jo undang-undang RI nomor 11 tahun 2012 tantang sistem peradilan anak dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

(enn/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments