Imlek ala Leo Sang Penjaga Kelenteng Damai Sejatera

451
Penjaga Kelenteng Damai Sejahter, Leo

PANGKALAN BUN – Tahun baru Imlek yang jatuh pada 5 Februari 2019 disambut oleh warga ketururnan tionghoa. Sejumlah kelenteng yang merupaka tempat peribadatan warga Tionghoa (China) sudah melakukan sejumlah persiapan.

Salah satunya adalah Kelenteng Damai Sejahtera Kotawaringin Barat. Lokasi kelenteng ini lumayan jauh dari Pangkalan Bun yang merupakan ibukota dari Kabupaten Kotawaringin Barat. Persisnya dari Bundaran Tugu Marunting Pangkalan Lima belok kanan arah menuju Kumai, sekitar 12 Km ditempuh dari Kota Pangkalan Bun.

Saat wartaean beritasampit.co.id mengunjungi kelenteng tersebut, Senin 4 Februari 2019, sudah terlihat tanda tanda imlek. Salah satunya pernak-pernik imlek sudah terpasang di kelenteng tersebut.

Baca Juga:   Kejari Pangkalan Bun Musnahkan Ratusan Barang Bukti dari 78 Perkara

Di sekitar lokasi Kelenteng nampak bersih dan sejumlah lampion sudah terpasang baik di gedung Kelenteng maupun dipohon mangga samping Kelenteng.

“Wah,apa khabarnya nih kita sudah lama tidak jumpa,” kata Pak Leo (69) Pengurus Kelenteng Damai Sejahtera, saat menyambut beritasampit.co.id sambil memegang seekor Ayam jantan besar yang baru dibersihkan bulunya.

“Yaaah lumayan lah, ayam jago besar ini buat besok merayakan Tahun Baru Imlek, jadi ayam ini nanti dimasak sendiri. Silahkan tunggu didepan yah,” ujar Pak Leo yang langsung menyimpan ayam yang ada dalam genggamannya ke dapur.

Baca Juga:   Kisah Pilu Bocah Penderita Gizi Buruk Kini Tinggal Menunggu “Mukzizat” Dari Tuhan, Ini Ceritanya...

Menurut Leo, saat ini seluruh ruangan di Kelenteng sudah siap dilengkapi dengan berbagai pernak-pernik dan buah-buahan serta kue serta lilin-lilin besar dinyalakan untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2019.

Menurut Pak Leo,biarpun lokasi Kelenteng jauh dari Kota Pangkalan Bun tapi ramai dikunjungi warga Tionghoa beragama Khonghucu. “Tanah ini yang sekarang dibangun Kelenteng, pemberian Almarhum Pak Sao Cit, salah seorang pengusaha kayu. Wartawan juga sudah pada kenal dengan Almarhum,” terang Pak Leo yang sudah mengurus Kelenteng lebuh dari 10 tahhun. (Maman).