Komisi IX DPR Minta Tenaga Kesehatan Menyebar ke Daerah Terpencil

1317
Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf

Editor: A Uga Gara

JAKARTA- Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf menyayangkan tidak meratanya distribusi tenaga kesehatan ke masing-masing daerah terpencil di Indonesia.

Menurut Dede, kelak yang menjadi persoalan yakni ketika masyarakat di daerah terpencil harus bepergian jauh ke kota besar hanya untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.

“Jadi, saya melihat hampir sebagian besar tenaga kesehatan menumpuk di kota besar saja. Ini yang perlu dievaluasi pemerataannya, ya,” ujar Dede di Jakarta, Selasa, (12/2/2019).

Dede pun membandingkan jumlah tenaga kesehatan saat tim Komisi IX DPR RI berkunjung ke sejumlah daerah di Indonesia.

Baca Juga:   Wah ! Anggota DPR Dapil Kalteng Hamdhani Sekelas Rizal Ramli!

“Di Kendari, Sulawesi Tenggara, sangat sedikit sekali tenaga kesehatan di sana. Sementara di Bandung, 1 puskesmas aja tenaga medisnya 20, dokternya mungkin bisa 6 orang. Bahkan di Jakarta ada satu puskesmas yang kapasitasnya itu 200.000 orang dan dokternya 24 orang,” ungkapnya.

Seharusnya, kata Dede, pemerintah dalam hal ini bisa lebih jeli terkait belum merata distribusi tenaga kesehatan tersebut.

“Mestinya setiap tenaga kesehatan itu bersedia ditempatkan di daerah terpencil, karena selama ini tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, dan bidan menumpuk di kota besar” imbuhnya.

Baca Juga:   Lima Hari Digelar, FBGB Berakhir

Kendati begitu, Dede berharap kedepan sarjana kesehatan akan lebih bisa dioptimalkan pada fasilitasi kesehatan tingkat pertama terutama di desa-desa seluruh Indonesia.

“Saya berharap tenaga medis bisa diempatkan di daerah terpencil. Dan honornya harus lebih besar daripada di kota,” pungkas Dede Yusuf.

(dis/beritasampit.co.id)