Dibakar Api Cemburu, Siti Tega Aniaya Nila Teman Karaoke Suami Hingga Babak Belur

1385
PENGABIAYAAN:IST/BS-Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Pangkalan Bun, Kobar benama Nila Wati menjadi korban penganiyaan gara-gara pelaku cemburu berat.

PANGKALAN BUN-Dibakar api cemburu, dua wanita paruh baya di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar) berkelahi, Selasa ( 19/2/2019). Akibat peristiwa tersebut, satu orang ibu rumah tangga (IRT) benama Nila Wati mengalami luka parah di bagian kepalanya.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy ZS melalui Kasat Reskrim Polreskobar AKP Tri Wibowo mengungkapkan, peristiwa bermula dari terlapor dan korban karaoke bersama di Royal Family dengan mengajak Syahrudin (suami terlapor) dan sodara Endek (paman terlapor).

Lebih lanjut Kasat menuturkan, pada saat karaoke mereka sempat meminum arak. Kemudian saat hendak pulang, korban boncengan dengan Syahrudin. Setelah itu semuanya pulang kerumah masing-masing. Namun baru sekitar pukul 21.30 WIB saat korban duduk sambil minum kopi di depan rumahnnya bersama sodari Rita, tiba-tiba terlapor datang dan melemparkan baju sodara Syahrudin ke arah korban.

Baca Juga:   ​Gara-Gara Digerebek Warga, Pasangan Selingkuh Ini Nikah Gratis di Pos Satpam

“Tanpa basa-basi terlapor langung menarik rambut korban dan memelintirnya (menjambak) dengan menggunakan tangan kanan, dan mengehempaskan kepala korban ke lantai yang terbuat dari kayu ulin sebanyak 3 kali,” beber Kasat.

Usai menganiaya korban, terlapor pergi meninggalkan korban. Akan tetapi, cerita Kasat, saat terlapor pergi, korban sempat mengatakan kalau terlapor bangsat. “Karena merasa tidak terima terlapor kembali lagi dan menjambak rambut korban dengan menggunakan tangan kanan, dan kembali mengehempaskan kepala korban ke lantai yang terbuat dari kayu ulin sebanyak lebih dari 1 kali,” ujar Tri Wibowi.

Baca Juga:   KONI Kotim : KOK Hanya Satu yang Sudah Dikukuhkan

Saat kejadian, tambah Kasat, teman korban yang bernama Rita tidak melakukan apa-apa, hanya berteriak untuk menyudahi penganiayaan tersebut karena Rita takut untuk melerai. Setelah itu korban berlari meminta pertolongan.

“Setelah mendapat laporan dari korban, anggota Unit PPA mendatangi warung milik terlapor dan menangkap terlapor bernama Siti Nur Cahya Ningsih (40).

(man/beritasampit.co.id)

Komentar Facebook

comments