Proyek Rp37,6 Miliar Pembangunan Fasilitas Wisata Ujung Pandaran Mulai Dikerjakan

1465
Pengerjaan penimbunan lahan Pantai Ujung Pandaran, berlokasi di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kotim.

Editor: Irfan

SAMPIT – Mega proyek pembangunan fasilitas wisata di pertigaan Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur mulai dikerjakan.

Untuk saat ini, proyek melalui Dana Multiyears APBD Kotim senilai Rp37,6 Miliar itu sudah tahap penimbunan lahan pantai.

Penimbunan tersebut menggunakan tanah granit yang berasal dari dusun Kalap Seban, Desa Ujung Pandaran.

Dari lokasi pertigaan area wisata yang di timbun berjarak sekitar sepuluh kilometer saja.

“Sebelumnya melakukan pembersihan lahan dari akar-akar pohon dan sampah-sampah sekitar. Kita melakukan penimbunan baru berjalan setengah bulan,” kata Muhtar, pengawas kerja di lapangan, ketika dikonfirmasi beritasampit.co.id, Senin, (26/3/2019).

Baca Juga:   Supian Hadi Tegaskan Kembali Maju di Pilkada

Dikatakanya, luasan lahan wisata yang ditimbun berukuran lebar 135 meter kali panjang menuju pantai 120 meter.

“Dikerjakan dengan bertahap diantaraya, penimbunan, pembuatan siring, Taman Wisata, halaman parkir, Mushola dan WC Umum,” ujar Muhtar warga Kota Palangka Raya merincikan.

Tampak pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar, hingga puluhan truk-truk pengangkut tanah uruk/tanah granit keluar masuk menuju area kawasan yang ditimbun dan diratakan beberapa alat berat excavator.

Sekadar diketahui, adapun baleho proyek yang terpampang bertuliskan, Pemerintah Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan program destinasi pariwisata, dengan pekerjaan, pengembangan fasilitas wisata Ujung Pandaran melalui (Dana Multiyears) nomor DPA SKPD : 2.02.01.5.2 tanggal 2 Januari 2018.

Baca Juga:   Wabup : Peringatan Hari Ibu Jangan Sekedar Menciptakan Kemeriahan, Tapi Harus Bermakna

Kontrak nomor : 4-1/Disbudpar-PDKP/SP/Xll/2018 tanggal 03 Desember 2018. Dengan anggaran nilai Rp 37.635.000.000,00. Tanggal mulai 03 Desember 2018 hingga selesai 29 Maret 2020. Pelaksana kerja oleh PT. Rafika Jaya Persada Nusantara KSO PT Armas Gran Jaya dengan Konsultan Pengawas PT. Wastu Citra.

(mar/beritasampit.co.id)