Warga DAS Muroi Mangkutup Usulkan Pemekaran Kecamatan Mantangai kepada Bupati Kapuas

259
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi isteri Ary Egahni SH berfoto bersama dengan Camat Mantangai beserta dengan sepuluh kepala desa usai penandatanganan prasasti.

KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Isteri Ary Egahni meresmikan hasil pembangunan tahun 2018 yang bersumber dari dana DD dan ADD di 10 desa pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Muroi Mangkutup, Kecamatan Mantangai yang dipusatkan di Desa Lahei Mangkutup, Selasa (9/4/2019).

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarunh ini disambut meriah oleh masyarakat Desa Lahei Makutup dan sekitarnya dengan acara adat Pantan Bahalai. Kemudian dilanjutkan dengan tari penyambutan yang dilakukan oleh empat orang anak Sekolah Dasar Negeri 1 Lahei.

Baca Juga:   Jelang Hari Jadi Kota Kuala Kapuas Digelar Ritual Adat Balian Mamapas Lewu

Tampak pula menyambut kedatangan bupati dan rombongan, Camat Mantangai Yan Marto bersama isteri beserta unsur Tripika Kecamatan Mantangai, para kepala desa, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut disamping meresmikan hasil pembangunan desa yang bersumber dari dana DD dan ADD, bupati juga menerima aspirasi masyarakat sepuluh desa di DAS Muroi Mangkutup berkaitan dengan usul pemekaran wilayah Kecamatan Mantangai. Yang saat itu disampaikan oleh panitia serta ditandatangani oleh 10 kepala desa disaksikan oleh bupati, Camat dan undangan lainnya dengan nama Kecamatan Darung Bawan.

Baca Juga:   Rampung, Arus Lalu Lintas Jembatan Pulau Telo Dibuka Total

Kapala Desa Muroi Nanang Kariadi mewakili para Kades dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kapuas yang berkenan meresmikan hasil pebangunan yang sudah dilaksanakan khususnya di sepuluh desa di wilayah Kecamatan Mantangai.

“Ini sebagai bentuk wujud nyata pertanggung jawaban para Kades baik secara fisik maupun administrasi dan sesuai peraturan yang berlaku,” ucapnya.

(irfan/beritasampit.co.id)