Komputer Terbatas, SMP Negeri 5 Sampit Berani Adakan UNBK

    Editor: Irfan

    SAMPIT – Meskipun secara geografis SMP Negeri 5 Sampit berada diseberang Sungai Mentaya. Akan tetapi sekolah tersebut dianggap berani mengadakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sedangkan sekolah negeri dipelosok ujian ada yang menumpang di sekolah lain.

    “Kami berani mengadakan UNBK Mandiri. Sebab, antara sekolah, guru dan para siswa saling kerjasama dalam hal penyediaan perangkat komputer,” ujar Kepala SMP Negeri 5 Sampit, Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotim, Dumarlan kepada wartawan beritasampit.co.id, Senin (22/4/2019).

    Dumarlan menjelaskan, pihak sekolah hanya punya 14 unit komputer, guru 4 unit komputer dan siswa 10 unit komputer. “Berkat kerjasama itu kami UNBK Mandiri. Bahkan, UNBK Mandiri ini sudah sejak UNBK diberlakukan,” katanya.

    Terkait UNBK pada hari pertama, lanjut Dumarlan, semua berjalan sukses dan lancar. Hanya saja, jumlah jaringan internet sedikit lelet.

    “Mudah-mudahan, selama 4 hari UNBK tidak ada kendala pemadaman listrik. Sebab, genset punya sekolah tidak mampu,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim Suparmadi didampingi Kepala Sub Bagian Penyelenggaraan Tugas Pembantuan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Asyari saat meninjau UNBK di SMP Negeri 5 Sampit, mengapresiasi.

    Alasannya, sekolah tersebut berani mengadakan UNBK mandiri walaupun prasarana komputer terbatas. “Kami apresiasi dan ini hendaknya menjadi masukan sekolah lain,” ujarnya.

    (arifin/beritasampit.co.id)