Soemirah Sosok Kartini Sukamara

701
KEJUTAN : ENN/BS - Soemirah (kebaya hitam putih) saat menerima kejutan diacara peringatan Hari Kartini ke 140 di Aula Kantor Bupati, Senin (22/4/2019).

Editor: Irfan

SUKAMARA – Perhatian pemerintah Kabupaten Sukamara terhadap kaum perempuan cukup tinggi, hal itu terlihat dengan kejutan yang diberikan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kepada seorang wanita berusia 75 tahun.

Wanita itu adalah Hj Soemirah, wanita yang lahir pada 21 April 1944 itu menjadi salah satu tokoh wanita yang dihormati di Kabupaten Sukamara.

Kejutan yang datang adalah kue ulang tahun ucapan selamat ulang tahun dari Wakil Bupati, Metu PKK, Ketua GOW, Ketua Darma Wanita serta beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Sukamara saat peringatan hari Kartini di Aula Kantor Bupati, Senin (22/4/2019).

Baca Juga:   Cegah Warganya Tertular Difteri, Dinkes Sukamara Siapkan Vaksin

Bertepatan dengan Hari Kartini 2019 ini, Soemirah mengharapkan agar setiap wanita bisa menjaga harkat dan martabatnya sebagai seorang perempuan.

“Sebagai seorang wanita yang berjiwa Kartini maka kita harus menjadi wanita yang bermartabat, wanita yang mampu menjaga kehormatannya sehingga terciptalah sebagai ibu yang baik bagi anak-anaknya,” kata Hj Soemirah.

Menurut Wanita yang telah lama berkecimpung dalam oraganisasi wanita di Kabupaten Sukamara, setiap wanita mencerminkan sebagai Kartini maka harus mampu menjadi tauladan bagi perempuan lainnya dan mampu memotivasi serta meningkatkan semangat generasi wanita muda untuk menjadi lebih baik lagi.

“Wanita harus bisa berperan aktif agar setiap program yang dijalankan pemerintah bisa berjalan dengan baik,” ucap wanita kelahiran Blora, Jawa Tengah itu.

Baca Juga:   Pelantikan 4 Kades Terpilih Bakal Tertunda, Ada Apa Ya?

“Semua perempuan itu punya peran penting, namun semua itu tidak lepas dari sikap kepribadiannya, kalau dia pribadi yang baik maka akan berdampak baik dan positif bagi lingkungan,” jelas Soemirah.

Soemirah juga mengingatkan kepada kaum wanita Sukamara untuk mampu menampilkan hasil karya terbaik serta tetap berjuang dan tercitra sebagai bangsa yang harum namanya.

“Bukan hanya saat ada moment tertentu saja, wanita menampilkan kebolehannya, karena nanti peran wanita terkesan hilang dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya.

(enn/beritasampit.co.id)