Barsel Targetkan Masuk Lima Besar STQ XXII Tingkat Provinsi Kalteng di Palangka Raya

    Editor: Irfan

    BUNTOK – Bupati Barito Selatan (Barsel) Edddy Raya Samsuri ST melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Syahrani ST.MT secara resmi melepas Kontingen STQ XXII yang akan mengikuti STQ XXII Tingkat Provinsi di Palangka Raya.

    800

    Acara pelepasan kafilah STQ XXII barsel tersebut, bertempat di halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Rabu, (24/4/2019).

    Dalam sambutannya Syahrani mengatakan, sebagai wakil dari Barsel kiranya para kafilah yang mengikuti STQ tingkat Provinsi Kalteng diharapkan selalu siap bersaing dengan kontingen dari daerah lain dan bisa meraih prestasi yang baik pula.

    “Kita ingin semua kafilah dari Barsel siap tanding dan bersaing untuk dapat meraih prestasi yang gemilang sehingga dapat membuat Barsel bangga,” katanya.

    Syahrani juga meminta, kepada seluruh kafilah Barsel kiranya selama kegiatan STQ XXII dapat menjada sikap kepada kafilah dari Kabupaten lain. Dan yang tidak kalah pentingnya juga untuk selalu menjaga kesehatan.

    “Jagalah selalu nama, Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus yang kita cintai bersama ini serta siapkan fisik dan mental pada saat perlombaan dilaksanakan,”terang Syahrani.

    Menurutnya, keikutsertaan kafilah STQ Barsel ditingkat provinsi ini merupakan peluang yang baik bagi para Qari dan Qariah untuk menunjukan kemampuan melantunkan ayat-ayat Suci Al’Quran yang terbaik didepan semua peserta atau kafilah lain se-Kalteng.

    “Kita harapkan, kepada semua kafilah Barsel agar total memberikan semua kemampuan kalian dan buat banggalah nama Barsel,” ujar Syahrani.

    Di tempat yang sama Ketua Kontingen Kafilah STQ Barsel Haitami mengatakan, untuk kontingen dari Barsel hampir seluruh lomba dari STQ tingkat Provinsi ini di ikuti semuanya kecuali untuk bidang tahfidz 20 zus putri karena tidak ada pesertanya.

    “Untuk STQ XXII tingkat Provinsi ini, kita menargetkan kafilah Barsel tidak keluar dari 5 besar se- Kalteng. Paling tidak, masuk 5 Besar akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk bisa jadi yang pertama,” pungkas Haitami.

    (ded/beritasampit.co.id)