Karya Tulis Ilmiah Guru Masih Lemah, Dosen UNS Solo ‘Turun Tangan’

1112
CINDERAMATA : Kepala Disdik Kotim (dua dari kiri) menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada dosen UNS Solo. (Foto: ARIFIN-BS)

Editor: Akhiruddin

SAMPIT – Sekitar 150 peserta terdiri dari guru TK, SD, SMP, SMA/SMK seKabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti workshop penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Menariknya, kegiatan itu langsung dibimbing Dosen Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo. Kegiatan dipusatkan di gedung BPG Mini Disdik Kotim, Sampit.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Suparmadi mengapresiasi kerja sama untuk peningkatan pengetahuan para tenaga pendidik terutama dalam penyusunan KTI.

“Kami ucapkan terima kasih kepada dosen UNS Solo karena telah memberikan pengalaman kepada para tenaga pendidik di satuan pendidikan di Kotim terutama penyusunan KTI. Mengingat KTI ini merupakan salah satu syarat kenaikan pangkat,” ujarnya usai membuka kegiatan, Kamis (9/5/2019).

Baca Juga:   Libur Sekolah Pada Bulan Ramadhan Masih Belum Dipastikan

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Herman Yudianto menjelaskan, terlaksananya kegiatan ini juga hasil kerja sama antara perusahaan Arkatama Iswara Poundation dengan UNS Solo.

“Ada dua dosen UNS Solo sebagai nara sumber yakni, Dr Ahmad Arif Musadat, MPd dan Dr Bowo Sugiarto, SPd, MPd,” ujar Herman yang juga menjabat Kasi GTK SD Disdik Kotim ini.

Herman juga menilai, workshop merupakan pengalaman yang berharga bagi guru di satuan pendidikan karena tujuannya mengetahui bagaimana cara penyusunan KTI dengan baik.

Baca Juga:   Wah... Perangkap Buaya di Ganepo Hilang, Kok Bisa?

“Pemahaman guru dalam hal penyusunan karya tulis ilmiah masih lemah. Diharapkan setelah mengikuti workshop ini pengetahuan dan pengalaman bisa bertambah,” harapnya.
(ifin/beritasampit.co.id)