Ngabuburit di Ikon Patung Jelawat, Supian Hadi Melayani Warga yang Minta Foto Bersama

785
MAMPIR: IST/BS-Bupati Kotim Supian Hadi (Kemeja Putih) bersama anaknya Modika Latifah (Baju Hijau) saat mampir ke Lapak Literasi.

Editor: A Uga Gara

SAMPIT – Salah satu calon anggota legislatif (Caleg) yang duduk di DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2019-2014 mendatang adalah anak kandung Bupati Kotim, Supian Hadi bernama Modika Latifah.

Sambil menunggu buka puasa, keduanya ngabuburit di Objek Wisata Ikan Jelawat. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung bersama anaknya tersebut ditengah-tengah warga, cukup mengundang perhatian.

Warga ditempat itu seakan tak mau kehilangan momen bersama bupati dua periode tersebut. Dengan antusias satu per satu, ada juga berkelompok, warga berswafoto bersama kepala daerah yang pernah mencatatkan sejarah sebagai bupati termuda di Kalimantan Tengah itu.

Baca Juga:   Tingkatkan Wisatawan, Pemkab Kotim Benahi dan Kembangkan Pantai Ujung Pandaran

Tak lama setelah itu, masih di kawasan ikon patung jelawat. Supian langsung menghampiri sejumlah pemuda, yang masing-masing dari mereka adalah mahasiswa aktif di Kabupaten Kotim.

“Kalau dari arah masuk ke ikon jelawat, posisi di sini tidak kelihatan. Harusnya ada meja untuk menampung buku-buku ini,” kata Supian seraya memberi masukan kepada komunitas literasi ramadan produktif, Minggu, (12/5/2019) sore.

Supian dan Modika mengapreasiasi kegiatan positif pemuda-pemuda itu. Sambil melihat-lihat buku yang di lapak oleh anggota komunitas, ia juga bangga dengan inisiatif komunitas tersebut.

“Bagus, sangat menginspirasi sekali. Semoga terus jalan dan sukses kepada kalian, saya tadi tidak melihat ini saat masuk,” kata Kader Partai PDI Perjuangan itu.

Baca Juga:   Sikapi Masalah Sampah di Jalan K H Dewantara, DLH Kotim Segera Rapatkan

Ada banyak pertanyaan yang dilontarkan Supian kepada anggota komunitas lapak literasi itu. Terlihat senyum sumringahnya kepada anggota komunitas.

Komunitas literasi yang menamakan diri ramadan produktif itu memang sengaja membuka lapak bacaan secara geratis kepada masyarakat Kotim di objek wisata ikon patung jelawat setiap hari minggu sore.

Komunitas yang di bentuk oleh mahasiswa itu sengaja melaksanakan program mrmbaca buku geratis di objek wisata untuk mengampanyekan budaya literasi kepada masyarakat Kotim. “Semoga terus bertahan,” pesan Supian Hadi

(jmy/beritasampit.co.id)