Pimpin Safari Ramadan di Tasik Payawan, Bupati Katingan Cerita Soal Ini

567
Keterangan foto : IST/BS - Bupati Katingam Sakariyas, SE saat melaksanakan safari Ramadan, di Masjid Nurhidayah, desa tewang tampang, kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan.

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan laksanakan safari Ramadan 1440 Hijriah di 13 wilayah kecamatan, salah satunya di Masjid Nurhidayah, desa tewang tampang, kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, Senin (13/5/2019) kemaren.

Safari Ramadan sekaligus buka puasa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Katingan, Sakariyas, SE dan diikuti Ketua DPRD Katingan, jajaran polres Katingan, sejumlah kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD) serta tokoh agama, alim ulama serta tamu udangan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sakariyas, SE mengatakan, bahwa safari Ramadan ini merupakan agenda rutin yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Katingan setiap tahunnya. Selain safari Ramadan, juga ada safari Dharma Santi bagi umat Hindu Kaharingan dan safari Natal bagi umat Kristiani.

Baca Juga:   ​Jalan Kasongan Arah Sampit KM 1,5 Ambruk, Truk dan Mobil Terhenti Sepanjang 1 Kilometer

“Saya mengajak segenap kaum muslimin dan muslimat untuk menjadikan bulan suci ini menjadi rahmat bagi kita semua, yakni untuk meningkatnya amal shaleh serta meninggalkan amalan yang dapat merusak keimanan dan ketaqwaan kita,” terang Bupati.

Berkaitan dengan jalannya Pemerintahan, Pembangunan dan Pembinaan Kemasyarakatan di Kabupaten Katingan, bahwa pada tanggal 20 Juli mendatang Kabupaten Katingan akan berusia 18 Tahun.

Hal ini merupakan usaha keras yang dilakukan bersama-sama antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Katingan serta Instansi Vertikal.

“Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya atas bantuan yang telah diberikan baik tenaga dan pikiran maupun dana, sehingga Kabupaten Katingan dapat melalui jalan panjang dan berliku dengan selamat. Karena saya meyakini bahwa Kabupaten Katingan beserta perangkatnya tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari masyarakat dan pihak lain. Dengan kata Iain Kabupaten Katingan tidak akan berdiri hanya berlandaskan pada satu pilar saja,” ujarnya.

Baca Juga:   Begini Suasana Pendemo 162 Pro Tenglie Mulai Berkumpul

Walaupun demikian, menurutnya pemerintah selalu berupaya untuk dapat memperbaiki segala kekurangan yang ada sambil tetap berupaya untuk memberikan bantuan stimulan kepada organisasi masyarakat dan organisasi keagamaan sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Katingan tentang Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Kepada Badan / Lembaga / Organisasi Swasta dan Organisasi Kemasyarakatan.

“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan tersebut, walaupun bantuan yang diberikan sudah pasti belum mampu mengakomodir secara keseluruhan,” pungkasnya.

(ar/beritasampit.co.id)