Sukamara Sosialisasikan Peremajaan Kelapa Sawit

213
SOSIALISASI - Program peremajaan kelapa sawit pekebun yang disosialisasikan pemerintah digelar di BPG Sukamara, Rabu (15/5/2019).

Editor: Akhiruddin

SUKAMARA -Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan bahwa kesempatan bagi masyarakat, bahwa pemerintah melalui Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengucurkan anggaran yang cukup besar dengan sistem hibah.

Dana tersebut digunakan untuk memurnikan dan memperbaiki kebun kelapa sawit masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dengan bibit sawit yang berkualitas.

“Karena kebun yang baik dan berkualitas tentu produktivitasnya akan lebih baik,” ucap Windu Subagio usai membuka Sosialisasi peremajaan kelapa sawit pekebun yang digelar di Balai Pelatihan Guru (BPG) Sukamara, Rabu (15/5/2019).

Baca Juga:   Harus Sejak Dini Terapkan Pendidikan Berkarakter

“Saya berharap momen ini dapat dijadikan tonggak bari untuk memulai usaha secara baik dan benar, sehingga todak ada waktu dan lahan yang sia-sia,” lanjut Windu.

Dalam kesempatan itu, Windu menjelaskan bahwa masyarakat yang berhak mengikuti program peremajaan kelapa sawit pekebun adalah anggota dari kelompok tani, gapoktan ataupun koperasi dengan usia taman sawit diatas 20 tahun, serta hasil panen kurang dari 10 ton pertahun perhektar.

“Selain ini juga syarat lain adalah bibit yang digunakan bukan bibit yang bersertifikat,” tukas Windu. (enn/beritasampit.co.id)

Baca Juga:   Kepesertaan BPJS Kesehatan di Sukamara Capai 100 persen Lebih