Pemudik Gunakan Kapal Laut Capai Jutaan Orang

395
APEL KESIAPAN : ARIFIN/BS – Kepala KSOP Kelas III Sampit saat cek pasukan pada acara apel kesiapan angkutan lebaran 2019 di Pelabuhan Sampit.

Editor: A Uga Gara

SAMPIT – Mahalnya tiket pesawat membuat pemudik lebih memilih transportasi kapal laut. Selain harga tiket sesuai isi kantong juga dianggap lebih menyenangkan dan aman. Bahkan, jumlah pemudik lebaran 2019 diperkirakan skala nasional mencapai jutaan orang.

“Dari data realisasi angkutan laut lebaran tahun 2018 sebesar 1,830,289 orang, sedangkan tahun 2019 diperkirakan sebanyak 1,918,182 orang. Itu termasuk pemudik melalui pelabuhan Sampit,” ucap Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Capt. Thomas Chandra usai menggelar apel kesiapan angkutan laut lebaran 2019 di Pelabuhan Sampit, Selasa (21/5/2019) sore.

Baca Juga:   Kecamatan MHS Bentuk Tim TORA Desa

Jumlah pemudik mencapai jutaan, lanjutnya, merupakan prediksi skala nasioinal yang menggunakan transportassi laut untuk mudik lebaran. “Kalau secara persentase lonjakan penumpang mencapai 4,80 persen,” ujar Thomas.

Sedangkan untuk pemudik lebaran melalui angkutan laut di Pelabuhan Sampit, tambahnya, diperkirakan naik 10 persen. “Kalau dibandingkan tahun 2018, jumlah pemudik sekitar 30.000 orang, dan tahun ini naik antara 33.000 hingga 35.000 orang,” katanya.

Terkait armada angkutan laut, sambungnya, sudah disiapkan sekitar delapan armada khusus melayani arus mudik lebaran dari Sampit-Surabaya maupun Sampit-Semarang.

Baca Juga:   Pencarian Kapal MT Namse Bangdzod Libatkan Pihak Terkait

“Kami harapkan pemudik yang memilih melalui Pelabuhan Sampit semua terangkut,” pungkasnya.

(ifin/beritasampit.co.id)